Senin, 23 November 2009 17:12 wib

Rakyat Dibohongi, Potensi People Power Besar

Maria Ulfa Eleven Safa
Demontrasi di Jakarta (Foto: Daylife)
Banyak yang meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk tidak mengulu-ulur keputusan terhadap nasib dua pimpinan nonaktif KPK Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah. Jika SBY mengabaikan hal ini, potensi gerakan people power bukan hal yang mustahil.
  • Murid Minerva » 0 Tanggapan
    Dengan tidak mengurangi rasa hormat kepada seluruh pihak, saya memilih pembuktian dan pemulihan nama baik individu dan institusi melalui badan peradilan. Biarkan proses hukum berlanjut untuk membuktikan yang sebenarnya, bila mereka memang tidak bersalah lahir bathin, seharusnya mereka tidak perlu takut. Apabila memang terdapat rekayasa sehingga mereka harus menjadi "warga binaan" di sebuah "lembaga pemasyarakatan", apakah hal itu mengurangi kebaikan dan perjuangan mereka? Seorang Prof. Dr. A. Buyung. N, SH pernah dibuang dari Indonesia, apakah pembuangan itu mengurangi kemampuan beliau? Bahkan saat ini, beliau yang "menasihati" Presiden RI. Kemampuan dan kebaikan seseorang tidak akan pernah terbendung dan terbatas oleh dinding dan belenggu, keterbatsan hanya ada di dalam pikiran dan hati seseorang itu sendiri. "THINK AGAIN"
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Oskar Patriawan » 0 Tanggapan
    hal tersebut bisa saja terjadi....karena rakyat sudah muak dengan janji-janji kosong.....
    Beri Tanggapan Laporkan
  • faris » 0 Tanggapan
    Jangan asal ngomong bos, pake people power segala. Objektive dikit napa... Pengamat dodol..........
    Beri Tanggapan Laporkan
  • a.simarmata,se » 0 Tanggapan
    hehehe...dari jauh2 hari sy sdh katakan biarkan proses hukum berlanjut.kl ternyata B&C 'dimundurkan' apkh B&C 'bersih"??
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.