Selasa, 24 November 2009 03:04 wib

Berpihak pada Anggodo, SBY Abaikan Tim 8

Fahmi Firdaus
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dinilai tidak menjalankan dan mengabaikan rekomendasi yang diberikan oleh Tim 8, yang telah memberikan rekomendasi terkait kasus dua pimpinan nonaktif, Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah.
  • aswin iskandar » 0 Tanggapan
    SBY, mana janjimu waktu kampanye, buktikan anda pro dengan rakyat bukan pada cukong cina
    Beri Tanggapan Laporkan
  • andre » 0 Tanggapan
    ah... semua omongkosong... berani rame2 nyerang satu orang...kalo berani datangi presiden .. kasih ansehat tuh presiden jentel dunk.. ceramahi tuh presiden jangan amen keoryok .. adu ilmu yang dimiliki dengan presiden.. bravo pak.. masalah akherat mah.. kumaha engke wae,, nu penting tugas jalan nagara aman... saya sebagai warga yang bodo, bapak adalah pemimpin sya saya hormati bapak.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Dr. Bodoh » 0 Tanggapan
    @uug : yooii.... Gw setuju kata lu PKS aja partai dakwah aja mendukung SBY.. jadi,,, SbY sudah didukung orang baik dan orang buruk... lah kelanjutanya bagaimana... semua partai koalisi SBY bacooooot semua...sok pahlawan dukung hak angket century sok gagah.. untuyk kasus ini pasti mereka dukung SBY,,, mau dikata apa...dan mau bagaimana..
    Beri Tanggapan Laporkan
  • uud » 0 Tanggapan
    Lanjut terus Bapak Presiden. Bagaimanapun Keputusan Bapak Presiden, saya yakin 62% rakyat indonesia setuju. ( KISAH NYATA hasil PEMILU 2009 ) . Kalau banyak yg merasa pinter itu hal biasa. Dimana mana penonton selalu begitu krn pingin jadi pemain tidak masuk katagori umum. OK...! RENUNGKANLAH DAN HATI HATI BICARA HAI PENONTON. Mari kita dukung pemimpin kita bagaimanapun Beliau Presiden kita. LANJUTKAN
    Beri Tanggapan Laporkan
  • MURSALIN » 0 Tanggapan
    memeng sby msh perlu belajar ttg kepempinan krn keberanian dan ketegasan blm dimilikinya
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Ajo Zitto » 0 Tanggapan
    SBY telah menghilangkan "MOMENT PENTING", & "MOMENT BESAR",..dalam sejarah pemberantasan KORUPSI di negara INDONESIA tercinta ini. Kapan lagi kita akan menunggu... "AWAL"dari pemberantasan KORUPSI yg sudah mendarah daging dan menggerogoti sendi-sendi perekonomian bangsa. SBY sudah ingkar janji untuk memberantas KORUPSI secara sungguh-sungguh sampai ke akar-akarnnya,..janji-janji Pemilu Pemilihan Presiden kemarin cuma isi omong kosong belaka. Alhamdulillah,....saya sendiri tidak memilih SBY. Mudah-mudahan Bangsa Indonesia yang besar ,..tetapi rakyatnya banyak yang kecil-kecil ini...diberi ketabahan & kesabaran mempunyai pemimpin negara kita yg tercinta ini,... yg selalu "Peragu" & "Penakut".
    Beri Tanggapan Laporkan
  • lutfi » 0 Tanggapan
    Yakin anggodo tdk lolos dr mata SBY, namun cara Sby menangani kasus anggodo, berbeda dengan yang diharapakan publik, dan hasilnya, akan lebih baik dari yang diharapkan oleh publik.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.