Rabu, 25 November 2009 16:04 wib

Orangtua Sambut Baik Putusan MA Larang UN

Frida Astuti
Orangtua murid menyambut baik putusan Mahkamah Agung (MA) menolak kasasi gugatan Ujian Nasional (UN) yang diajukan pemerintah. Dengan putusan ini, MA menilai UN cacat hukum dan pemerintah dilarang menyelenggarakannya.
  • D Gusana G » 0 Tanggapan
    Keputusan MA seyogianya dihormati oleh pemerintah, krn UN berbahaya bg kelangsungan pendidikan secara umum jk dijadikan sebagai salah satu penentu kelulusan siswa. Krn dlm konsep ini tdk terdapat nilai-nilai moral, krn pendidikan yg hakiki adlh penanaman moral, bkn nilai/angka yg ditentukan 1-2 hari. Qt tlah melihat bagaimana gagalnya sistem pendidikan ini, jiwa2 generasi muda qt hy mengejar angka tnp memperhatikan moral dan kejujuran, bhkn sering kali berupaya dg berbagai mcm cara wlw harus berbuat licik dan manipulasi.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • novrimahlinst » 0 Tanggapan
    saya sambut bangga krn ujian un tdk di laksanakan pd th depan smg para siswa lebih enak belajar nya
    Beri Tanggapan Laporkan
  • ret » 0 Tanggapan
    walaupun anak saya masih kelas 1 sd, saya setuju, sudah bagus sistem penilaian dulu sebelum sistem un ini , saya berharap dunia pendidikan indonesia maju dengan sistem yang baik tidak merugikan siswa,
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Moh. Afan » 0 Tanggapan
    Putusan MA pada dasarnya memang perlu dikaji tentang larangan UN tetapi saya selbih sepakat kalau UN itu diserah pada lembaga pendidikannya masing-masing karena yang lebih tahu anak itu layak lulus dan tidaknya adalah lembaga itu sendiri
    Beri Tanggapan Laporkan
  • bu Agus » 0 Tanggapan
    Terima kasih atas putusan MA berarti anak2 berkurang tingkat ke streeeeees an nya
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Fadiloes Bahar » 0 Tanggapan
    Saya sebagai guru merasa puas dengan MA mengeluarkan keputusan untuk melarang pemerintah mengadakan UN, agar supaya kejujuran bisa ditegakkan di lingkungan pendidikan dan mudah2an akan hilang juga joki2 yang berkedok tim sukses.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Yus Reds » 0 Tanggapan
    Benar sekali!, hasil UN tinggi disekolah unggulan lebih banyak karena faktor uang (beli soal) daripada kemampuan murid-muridnya. Dana besar untuk penyelenggaraan UN lebih baik digunakan untuk peningkatan kualitas BOS! Sedangkan untuk penerimaan murid baru, sebaiknya melalui ujian masuk per sekolahnya saja. Tinggal pemerintah memberikan minggu khusus pelaksanaan ujian masuk sekolah yg dilaksanakan tiap harinya di minggu itu saja, sehingga si anak dalam minggu itu dapat mengikuti ujian dibeberapa sekolah sekaligus.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.