Minggu, 29 November 2009 09:15 wib

DPR: UN Bagus, tapi Sayang Belum Siap

Amirul Hasan
Keputusan Mahkamah Agung atas penyelenggaraan Ujian Nasional terus menuai kontroversi. Ibarat buah simalakama, diterapkan salah tidak dilaksanakan pun menjadi masalah. Di negara-negara lain Ujian Nasional dipakai untuk mengukur standar mutu pendidikan.
  • Ratu M » 0 Tanggapan
    UN tetap harus diadakan, toh ada SKL sebagai pedoman dalam bimbingan belajar siswa sehingga semua mau berusaha dan bersaing
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Marsel Udak » 0 Tanggapan
    saya sepakat dengan ibu herlini. Harus ada standar secara nasional, kalau tidak outputnya boleh 100 %, tapi mutunya 0% tidak ada gunanya. Kita harus tetap membiarkan persaingan sehat ini. sehingga baik guru maupun siswa dapat mengukur kwalitasnya. Siswa dan guru harus tetap bekerja keras untuk meningkatkan mutu, baik perorangan maupun kelembagaan. UN HARUS TETAP ADA. Yang perlu dilakukan adalah model pelaksanaannya yang dipertimbangkan kembali. Kita jangan jadi bangsa berkuantitas besar, tapi kwalitasnya jauh dibawah. Kami dipedalaman saja masih ada yang lulus, walaupun prosentasenya kecil. Masa siswa/siswa di Jakarta "kalah sebelum bertanding". Depdiknas maju terus, pantang mundur. Terima kasih
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.