Minggu, 29 November 2009 10:49 wib

Pendemo: Kok Kita Belum Dibayar Juga?

Fahmi Firdaus
Kelompok yang mengacaukan aksi Koalisi Masyarakat Sipil Anti-Korupsi (Kompak) di Bundaran Hotel Indonesia (HI) disinyalir pendemo bayaran. Gelagat ini pun mulai terlihat kebenarannya.
  • PEACE WORLD » 0 Tanggapan
    BETUL KOK MEREKA ITU DARI SEBELAH TIMUR INDONESIA TAPI AGAK KESANAAN DIKIT DKT AUSTRALI, ITU LOH YG SELALU HOBINYA OBOK2 URUSAN ORANG, JADI BETUL KAN MRK DR SANA. HIDUP NKRI, DIMANAPUN YG BENAR ADALAH BENAR YANG SALAH AKAN TERBONGKAR. GBU
    Beri Tanggapan Laporkan
  • wawan » 0 Tanggapan
    Maaf bung Edo K. Tidak ada orang Indonesia Timur, Orang Indonesia Barat maupun Orang Indonesia Tengah.. yang ada hanya ORANG INDONESIA.. apa yang diperjuangkan bung EDO, adalah perjuangan kita semua.. sebagai orang INDONESIA yang ingin membuat INDONESIA lebih baik... Salam..
    Beri Tanggapan Laporkan
  • h.totok sugiyanto » 0 Tanggapan
    DIMANA NGLAMARNYA YA ??? PENGEN IKUTAN ACH, lumayan kan, buat tambah-2 beli avanza
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Ramelan Harjo » 0 Tanggapan
    kayaknya yang membiayai demo "pro-korupsi" di bundaran HI adalah Anggodo, logikanya kalau orang lain kasih biaya tidaklah mungkin karena tidak ada hubungan dengan kasusnya.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Moh Zek » 0 Tanggapan
    Berarti para pencetus demo telah membuat lapangan kerja baru yang membantu mengurangi angka ??? yang didemo oleh mereka
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Racil » 0 Tanggapan
    Sekarang ini 'demo' sudah menjadi salah satu cara untuk mendapatkan uang. Jangan terlalu disudutkan, sebab 25-50 ribu sangat berarti bagi pendapatan harian mereka. Memang memprihatinkan, tapi itulah wajah kita.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • joen » 0 Tanggapan
    saudaraku cukuplah berdemo,apakah demo menjawab semuanya,bercerminlah dulu diri kita,mampukah ????
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.