Tanpa ada yang menduga, sejumlah orang di lingkaran pusat pemerintahan disebut menerima aliran dana Bank Century. Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera), sebuah organisasi kemasyarakatan yang meneriakkan siapa-siapa saja yang diduga menampung dana berjumlah triliunan rupiah itu.
ko ga da sih anggota pansus yang menanyaka tentang rincian aliran dana 6,7 trilliun itu ukemana dan kepada siapa aja, biar rakyat jelas, persidangannya tampak membosankan dan hasilnya hanya bias
bendera adalah orang2 yg dikorbankan kelompoknya unt kepentingan kelompok tsb.dg pelemparan data2 yg tdk akurat/tanpa bukti pendukung ini klo diprcaya masyarakat akan menimbulkan stigma bahwa pejabat disekeliling sby korup atau sby menang krn perbuatan korup sehingga ada alasan unt dilakukan impeachment.inilah skenario yg disusun dari seluruh rangkaian hirukpikuk politik yg berkembang saat ini,yg dimulai dari cap adanya upaya pelemahan kpk sampai kasus century. kalaupun kasus century nanti selesai pasti ada isu lain yg diangkat sbg alasan unt merebut kekuasaan.oleh karena itu masyarakat maupun pers mestinya menyadari skenario ini, kecuali pers memang mau dijadikan alat kepentingan kelompok yg ingin kekuasaan ini.mudah2an DPR melalui pansusnya dpt secara jernih menyelesaikan kasus ini tanpa ditumpangi kepentingan kekuasaan.rakyat menginginkan peningkatan kesejahteraan dan sdh muak dg hiruk pikuk politik perebutan kekuasaan ini.
Saya menitipkan harapan besar pada pansus DPR RI yang di Ketuai Idrus Marham, semoga Budiono segera dinyatakan "TERSANGKA" agar SBY Benar-benar Pemimpin Anti Korupsi (Contohnya Besannya saja di Jebloskan Tahanan)
Sebaiknya Presiden intruksikan saja, membuka Century tanpa berbelit belit, justru hal ni yg membuat banyak tanda tanya di masyarakat, bukankah Presiden juga bagian dr masyarakat?Permasalahnnya saat ini, kata2 Presiden sdh kurang dipercaya dimasyarakat, ini yg membuat masyarakat menuntutu pembuktian, dan hal ini sangat negative bagi Presiden sendiri, domestic dan international.
saya hargai teman-teman yang ikut mencari info karena mungkin itu semuanya adalah ikut serta mengganyang para koruptor di negeri ni, namun sebaiknya info mulia itu sangat sensitif, namun belum tentu jelas kebenarannya janganlah diumumkan secara terbuka, terutama pers sebaiknya mensensor dulu nara sumbernya, karena saya hawatir bilamana ini terjadi maka bangsa ini hanya berputar-putar saja pada " saling menjatuhkan ". serahkan saja pada penegak hukum / lembaga yang berkompten untuk meneyebar luaskan suatu info yang sanagat sensitif. Oleh karena itu penegak hukum memang harus benar-benar dapat dipercaya, karena bila tidak maka masing-masing yang merasa benar semuanya berlomba-lomba membuat kejutan info bombastis yang kita juga tidak tahu dari mana data yang sebenarnya.Kiranya semua pihak meneruskan data-data penting itu kepada siapa/ lembaga yang memang berhak untuk mengumumkannya.jangan ada hanya mengejar kesempatan kebebasan ini untuk populeritas, saya himbau juga kepada pers untuk meneliti keabsahan dan qualitas sebuah informasi, mengingat gampangnya seseorang., maupun lembaga untuk mengadakan konfrensi pers. mudah-mudahan era kedepan betul-betul kita bangun bangsa ini dan lepas dari pertikaian yang semakin ruwet sehingga bangsa semakin jauh dari tujuan perjuangannya yaitu meningkatkan kemakmuran dan kesehatraan bangsa.wassalam
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
Aturan Main:
Seluruh layanan yang diberikan mengikuti aturan main yang berlaku dan ditetapkan oleh Okezone.com.
Pasal Sanggahan (Disclaimer):
Okezone tidak bertanggung-jawab atas tidak tersampaikannya data/informasi yang disampaikan oleh pembaca melalui berbagai jenis saluran komunikasi (e-mail, sms, online form) karena faktor kesalahan teknis yang tidak diduga-duga sebelumnya
Okezone berhak untuk memuat, tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.
Data dan/atau informasi yang tersedia di okezone hanya sebagai rujukan/referensi belaka, dan tidak diharapkan untuk tujuan perdagangan saham, transaksi keuangan/bisnis maupun transaksi lainnya. Walau berbagai upaya telah dilakukan untuk menampilkan data dan/atau informasi seakurat mungkin, Okezone dan semua mitra yang menyediakan data dan informasi, termasuk para pengelola halaman konsultasi, tidak bertanggung jawab atas segala kesalahan dan keterlambatan memperbarui data atau informasi, atau segala kerugian yang timbul karena tindakan yang berkaitan dengan penggunaan data/informasi yang disajikan.
Bagi Anda yang mengirimkan komentar pembaca, surat pembaca, dan artikel atau tulisan lainnya, foto dan video, tunduk pada aturan Okezone.com, di antaranya tulisan tidak SARA, tidak merupakan informasi/berita bohong, tidak beritikad buruk, tidak provokatif, dan tidak melanggar ketentuan etika dan hukum yang berlaku. Jika ditemukan pelanggaran atas hal-hal di atas, maka Okezone.com berhak untuk mengedit atau menghapus keseluruhan materi artikel/berita/informasi/surat pembaca/komentar/foto dan video yang dimaksud.