Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dinilai memiliki penyakit ketakutan terhadap gerakan rakyat pada 9 Desember mendatang. Hal ini terbukti dari penyataannya yang terlontar dua hari kemarin.
MASYARAKAT INDONESIA MERASA TAK NYAMAN DIPIMPIN OLEH SBY
mengapa saya katakan demikian karena setiap kritikan dan demonstrasi dari kalangan mahasiswa ataupun kritikan masyarakat itu dinilainya secara negatif tanpa mengambil hikmah dari setiap kritikan dan demonstrasi tersebut. mana ada reaksi tanpa pereaksi. we never walk alone jangan terlau percaya diri berlebihan penting mendengarkan orang lain.berlari dari topik saya melihat negara indonesia sekarang boleh dikatakan sebagai ajang atau eksploitasi dari negara kapitalis hutang luar negeri kita banyak ironisnya kekayaan alam kita banyak tapi keuntungannya sedikit. diakhir kata saya mengatakan SBY tak sehebat Soekarno.
Para pejabat pemerintah kuatir akan demo anti korupsi,krn takut tidak bisa korupsi lagi,sementara Rakyat mendukung Aksi demo Anti Korupsi,agar Rakyat cepat mencapai kesejahteraannya,kita lihat saja siapa yang menang pasti Para Koruptor.
Para pejabat pemerintah kuatir akan demo anti korupsi,krn takut tidak bisa korupsi lagi,sementara Rakyat mendukung Aksi demo Anti Korupsi,agar Rakyat cepat mencapai kesejahteraannya,kita lihat saja siapa yang menang pasti Para Koruptor.
disayangkan sekali peringatan anti korupsi seDUNIA tidak jalan di indonesia,...bukan berarti presiden yg di salah2kan,.. banyak jalan menuju roma,. tidak mesti turun ke jalan guna memperingati Hari Anti-Korupsi (semoga bermanfaat ) makasi
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
Aturan Main:
Seluruh layanan yang diberikan mengikuti aturan main yang berlaku dan ditetapkan oleh Okezone.com.
Pasal Sanggahan (Disclaimer):
Okezone tidak bertanggung-jawab atas tidak tersampaikannya data/informasi yang disampaikan oleh pembaca melalui berbagai jenis saluran komunikasi (e-mail, sms, online form) karena faktor kesalahan teknis yang tidak diduga-duga sebelumnya
Okezone berhak untuk memuat, tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.
Data dan/atau informasi yang tersedia di okezone hanya sebagai rujukan/referensi belaka, dan tidak diharapkan untuk tujuan perdagangan saham, transaksi keuangan/bisnis maupun transaksi lainnya. Walau berbagai upaya telah dilakukan untuk menampilkan data dan/atau informasi seakurat mungkin, Okezone dan semua mitra yang menyediakan data dan informasi, termasuk para pengelola halaman konsultasi, tidak bertanggung jawab atas segala kesalahan dan keterlambatan memperbarui data atau informasi, atau segala kerugian yang timbul karena tindakan yang berkaitan dengan penggunaan data/informasi yang disajikan.
Bagi Anda yang mengirimkan komentar pembaca, surat pembaca, dan artikel atau tulisan lainnya, foto dan video, tunduk pada aturan Okezone.com, di antaranya tulisan tidak SARA, tidak merupakan informasi/berita bohong, tidak beritikad buruk, tidak provokatif, dan tidak melanggar ketentuan etika dan hukum yang berlaku. Jika ditemukan pelanggaran atas hal-hal di atas, maka Okezone.com berhak untuk mengedit atau menghapus keseluruhan materi artikel/berita/informasi/surat pembaca/komentar/foto dan video yang dimaksud.