Senin, 7 Desember 2009 07:33 wib

Pendidikan Tidak Beres Sebabkan Polisi Arogan

Amirul Hasan
Tindakan polisi yang tanpa alasan jelas memukuli dan menodong dengan pistol kepada JJ Rizal, seorang penulis buku Komunitas Bambu terus menuai kecaman. Institusi Kepolisian semakin dianggap tidak profesional dalam menjalankan tugasnya.
  • adrian mahabas » 0 Tanggapan
    iyus rustam belum pernah berurusan dengan polisi ya?
    Beri Tanggapan Laporkan
  • adrian mahabas » 0 Tanggapan
    iyus rustam belumpernah berurusan dengan polisi ya?
    Beri Tanggapan Laporkan
  • h.totok sugiyanto » 0 Tanggapan
    lha wong sudah berkali-kali terjadi koq gak ada perubahan yg signifikan, sy setuju , pola recruitmennya di periksa kembali trus sampai ke proses pendidikannya jg diperbaiki
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Siti Rohana » 0 Tanggapan
    kalau menurut saya pendidikan tidak salah, hanya pola perekrutan yang masih belum benar
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Nanda » 0 Tanggapan
    Emank tuw polisi kn g pnya otak..wkwkkkk
    Beri Tanggapan Laporkan
  • iyus rustam » 0 Tanggapan
    Polisi dalam kasus salah tangkap ini tidak bisa disalahkan 100 %. Hanya memang kebetulan si Korban berada pada waktu dan tempat yang salah secara tidak disengaja.Ini juga sebagai bahan pembelajaran terus menerus buat jajaran kepolisian untuk semain berbenah diri menuju profesionalitas Polri. Perlaku keras,kasar,represif bukan satu satunya cara membuat si penjahat mengakui perbuatannya. Celakanya sering perbuatan kejahatan yang dilakukan seseorang baru diakui setelah polisi berbuat kasar.mungkin kepolisin perlu juga belajar ilmu Hipnotis agar membuat seseorang mengakui kejahatannya secara tidak sadar.Mungkin Uya kuya bisa dipanggil untuk memeberikan ilmu hipnotisnya !
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.