Wacana pembangunan jalur kereta bawah tanah atau subway sepanjang 7 kilometer dari Terminal Cicaheum hingga Rumah Sakit Rajawali, Bandung, kembali bergulir.
bandung perlu sekali reformasi dalam hal transportasi,,slama ini pemkot ga bisa berbuat apa-apa..hanya menyedot banyak2 wisatawan datang ke bandung,tanpa berpikir pembenahan di transportasi..liat aja bandara,kendaraan umum, dan jalan... smuanya kurang layak buat disebut ibukota jawa barat
bandung perlu sekali reformasi dalam hal transportasi,,slama ini pemkot ga bisa berbuat apa-apa..hanya menyedot banyak2 wisatawan datang ke bandung,tanpa berpikir pembenahan di transportasi..liat aja bandara,kendaraan umum, dan jalan... smuanya kurang layak buat disebut ibukota jawa barat
Semoga sesuai prosedur dan aman buat semua, struktur tanah Bandung pan lunak, pa tak apa bila di gali. takutnya gampang amblas. repot jadinya. saya dukung penuh brad...
aneh deh orang indonesia,
kan bandung ntar jadinya keren kalau ada subway kok malah di persulit...
ciri otak indonesia banget tuh, yang bagus pasti dipersulit.
ayo donk berubah lah indonesia, contoh china, mereka tahu yang terbaik
Sebenarnya itu adalah ide bagus karena bisa dijadikan pilot project bagi Indonesia,...Bagi saya sangat setuju...Terkait kendala selama investor memahami tidak jadi masalah. Ingat kesempatan tidak datang dua kali. Trims !
jakarta aja yg sdh punya busway aja blm ad pembangunan subway gimana dengan bdg,tata kota masih acak-acakan.tranportasi masih semrawut,pemukiman yg belum rapi gitu bermimpi membangun subway..
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
Aturan Main:
Seluruh layanan yang diberikan mengikuti aturan main yang berlaku dan ditetapkan oleh Okezone.com.
Pasal Sanggahan (Disclaimer):
Okezone tidak bertanggung-jawab atas tidak tersampaikannya data/informasi yang disampaikan oleh pembaca melalui berbagai jenis saluran komunikasi (e-mail, sms, online form) karena faktor kesalahan teknis yang tidak diduga-duga sebelumnya
Okezone berhak untuk memuat, tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.
Data dan/atau informasi yang tersedia di okezone hanya sebagai rujukan/referensi belaka, dan tidak diharapkan untuk tujuan perdagangan saham, transaksi keuangan/bisnis maupun transaksi lainnya. Walau berbagai upaya telah dilakukan untuk menampilkan data dan/atau informasi seakurat mungkin, Okezone dan semua mitra yang menyediakan data dan informasi, termasuk para pengelola halaman konsultasi, tidak bertanggung jawab atas segala kesalahan dan keterlambatan memperbarui data atau informasi, atau segala kerugian yang timbul karena tindakan yang berkaitan dengan penggunaan data/informasi yang disajikan.
Bagi Anda yang mengirimkan komentar pembaca, surat pembaca, dan artikel atau tulisan lainnya, foto dan video, tunduk pada aturan Okezone.com, di antaranya tulisan tidak SARA, tidak merupakan informasi/berita bohong, tidak beritikad buruk, tidak provokatif, dan tidak melanggar ketentuan etika dan hukum yang berlaku. Jika ditemukan pelanggaran atas hal-hal di atas, maka Okezone.com berhak untuk mengedit atau menghapus keseluruhan materi artikel/berita/informasi/surat pembaca/komentar/foto dan video yang dimaksud.