Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat menghapus alokasi anggaran sebesar Rp6 miliar untuk pembuatan film Perang Bubat, film yang menceritakan peperangan antara Kerajaan Pajajaran dan Majapahit.
Waah..itu namanya cari penyakit. Sdr. Wagub Jabar, janganlah Anda melihat dari segi entertainmentnya saja, tp lihat dong dari dampak yg ditimbulkan. Tah, conto na video ariel 'peterporn'. Itulah hasil kreasi orang2 yg hanya mencari untung belaka.
untuk para inohong atau warga di tatar sunda bekerjalah yang bermanfaat untuk lingkungannya .......misi jabar gemah ripah lohjinawi teh kudu jadi kanyataan ......nyieun film perang bubat mmah loba mudaratna dibanding manfaatna .....
..saya mohon para produser mulai sedikit peka terhadap hal-hal yang berhubungan dengah sejarah yang masih diklaim atas dasar kebenaran sepihak. Biarkan negeri ini aman sejenak, berkurang dari hiruk-pikuk hal-hal yang bersifat kontroversial, karena film ini akan menghadirkan dua komponen yang akan mengklaim masing-masing merasa benar....
begin the day with love....
fill the day with love...
end the day with love...
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
Aturan Main:
Seluruh layanan yang diberikan mengikuti aturan main yang berlaku dan ditetapkan oleh Okezone.com.
Pasal Sanggahan (Disclaimer):
Okezone tidak bertanggung-jawab atas tidak tersampaikannya data/informasi yang disampaikan oleh pembaca melalui berbagai jenis saluran komunikasi (e-mail, sms, online form) karena faktor kesalahan teknis yang tidak diduga-duga sebelumnya
Okezone berhak untuk memuat, tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.
Data dan/atau informasi yang tersedia di okezone hanya sebagai rujukan/referensi belaka, dan tidak diharapkan untuk tujuan perdagangan saham, transaksi keuangan/bisnis maupun transaksi lainnya. Walau berbagai upaya telah dilakukan untuk menampilkan data dan/atau informasi seakurat mungkin, Okezone dan semua mitra yang menyediakan data dan informasi, termasuk para pengelola halaman konsultasi, tidak bertanggung jawab atas segala kesalahan dan keterlambatan memperbarui data atau informasi, atau segala kerugian yang timbul karena tindakan yang berkaitan dengan penggunaan data/informasi yang disajikan.
Bagi Anda yang mengirimkan komentar pembaca, surat pembaca, dan artikel atau tulisan lainnya, foto dan video, tunduk pada aturan Okezone.com, di antaranya tulisan tidak SARA, tidak merupakan informasi/berita bohong, tidak beritikad buruk, tidak provokatif, dan tidak melanggar ketentuan etika dan hukum yang berlaku. Jika ditemukan pelanggaran atas hal-hal di atas, maka Okezone.com berhak untuk mengedit atau menghapus keseluruhan materi artikel/berita/informasi/surat pembaca/komentar/foto dan video yang dimaksud.