Minggu, 27 Desember 2009 18:51 wib

Nasir Djamil Dukung Penghentian Infotainment Gosip

M Budi Santosa
Menanggapai adanya desakan agar Departemen Komunikasi dan Informasi  menertibkan dan juga menghentikan tayangan infotaiment yang sarat memberitakan gosip, anggota Komisi Hukum dan Ham Nasir Djamil, mendukung desakan tersebut.
  • asykurialwi » 0 Tanggapan
    setuju banget tu tayangan dihentikan, jgn hanya pertimbangan bisnis semata, mari warga nahdiyin dukung ulama 2 kita yg sdg berusaha meluruskan kebenaran dan menghentikan kebatilan.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • mrprihatin » 0 Tanggapan
    Salah satu bentuk kemiskinan , mnrt sy adalah kemiskinan budaya, etika, tata krama etc..sy prihatin dg infotainment yg lebih mengarah pd ajaran hedonisme, membicarakan kebrkn orang, info gaya hdp yg jauh dari moralitas yg santun..etc...sebaiknya sedikit demi sedikit dihilangkan...tayangkan info positif yg membangun nilai2 kehidupan yg baik..
    Beri Tanggapan Laporkan
  • boyang » 0 Tanggapan
    @Mbah Dipo : sepakat... tumben saya sepakat sama DPR..., tumben DPR bisa berpikir cerdas, ah bukan cerdas, minimal benerlah
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Djamalauddin jRambe » 0 Tanggapan
    Penayangan di TV yg mengupas tentang gosip dan keburukan orang lain meupakan info yg meracuni pemirsa dan tdk memiliki manfaat bahkan menimbulkan mudarat, termasuk penayangan yg menampilkan kemelut / rahasia dlm keluarga yg dipresenteri Helmi Yahya ?
    Beri Tanggapan Laporkan
  • dedi wajidi » 0 Tanggapan
    akuuuur.... indonesia ini negara berdasarkan Pancasila , jadi etika kita harap sejalan dengan Pancasila , bukan gosip22 orang lain disuguhkan kepada Rakyat yang ga perlu tahu, fahammmmm, NEGARA ,begitu bunyinya harus tegas jangan terkecoh demokrasi-demokrasi yamg ga ada aturan. kita berdemokrasi tapi azas kita Pancasila anak sd juga dah tahu itu...
    Beri Tanggapan Laporkan
  • iif syifa » 0 Tanggapan
    saya termasuk orang yang muak dengan infotainment. tapi, kalo boleh berpendapat, ga usah dilarang, deh. tahu sendiri, kan masyarakat kita, makin dilarang makin dicari. inul aja ga akan sepopuler itu kalo ga dilarang. nanti mereka cari dukungan dll. ruwet. kayak kurang kerjaan aja. ajari aja orang di rumah untuk mematikan tv saat infotainment ditayangkan. lama-lama jadi terbiasa. good bye infotainment.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Mbah Dipo » 0 Tanggapan
    Wah pak Nasir Djamil, anda khan ngak lagi ngelantur khan..?, 100% sadar khan...? Saya setujuuu banget ...! tak dukung sampean (aneh juga ya khok ada aparat saat ini bisa bener-bener Bener) Thank Pak Nasir.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.