Pansus Hak Angket Bank Century telah bekerja sejak awal Desember 2009. Awal Februari 2010, pansus yang dikomandoi Idrus Marham itu akan mengakhiri masa kerjanya.
Gonjangganjing kasus Century tak meungkin diselesaikan ? karena mainstrem Persiden di Indonesia dan partai Politik di Indonesia termasuk dalamlingkaran sistem yang korup .Seorang yang mencalonkan diri menjadi Presiden di Indonesia ini perlu modal dan dana Ratusan Milyaran bahkan bisa Trilyunan,sementara seorang presiden yang dicalonkan oleh Partai di Indonesia memelukan modal yang besar smentara Paratai di Indonesia secara kelembagaan miskin , maka darimana sumber dana Partai dan Calon Presiden yang mencalonkan diri di Indonesia ? jelas bahwa kondisi ini menimbullkan akalakalan dalam memenuhi Dana pencalonan Presiden .Dengan kasus Korupsi yang saat ini muncul itu hanya menjadi komudity Poltitk tak mungkin bisa Tuntas, dan siapa pula yang menuntaskan ? meminjam istilah alm Nurcholis Majd kasus korupsi Di Indonesa terjadi greatLock{saling mengunci} seba banyak Elite Politik ketika ditelusuri kasus perkasus akan kelihatan bahwa Elite politik yang teriak masalah kasus korupsi adalah Perampok teriak maling? tapi kondisi saat ini adalah momentum untuk melakukan kebijakan radikal tentang pemberantasan Korupsi , terus pertanyaannya siapa tokoh yang mampu dan lembaga mana yang mampu secara tuntas melibas Koruptor ? dan yang penting harta negara yang dikorupsi oleh para koruptor disita dan dikembalikan ke negara.Maka segera Audit para pejabat negara dari kepala Dinas didaerah sampai Pusat ,Kejkasaan ,Hakim Pajak dan bea Cukai dan pejabat BUMN dan dll mestinya diAudit hartanya ,dan berlakukan asas pembuktian terbalik ,Buka Pulau khusus untuk penjara para Koruptor ,kalau pejahat berat ada Nusa kambangan mestinya bagi kejahatn Luar biasa ada Pulau khusus untuk penjara bagi koruptor .dan yang cocok Pulau antara P. Sumatera dan P.Jawa sekitar Gunung Krakatau jika nanti gunung karakatau meletus para koruptor hilang dengan sendirinya terkena letusan gunung krakatau .
ngomong pakai dengkul...tak punya etika..percuma jadi profesor...sudah kerasukan "BASAH-kotor" barisan sakit hati dan koruptor...yang selalu pesimis dan sinis terhadap kebijakan pemimpin..pemimpin ngomong salah,,diam pun salah,,berbuat baik dicari kesalahnya..manusia indonesia sudah kerasukan krisis tak menghargai kepemimpinan dan orang tua
OUNG YANG BEBUAT SALAH DENGAN NEGARATU KITO BACOKAN YASIN DAN SELURUH UMMAT ISLAM KITA DOAKE MINTA BALASAN YANG SETIMPAL DENGAN PERBUATANNYO ITU DENGAN ALLAH KITA SERAAHKAN BAE DENGAN YANG KUASO MUN UJI TUHAN MATI MATI DIATAS SBY ADO YANG KUASO DIATAS RUHUT ADO YANG PINTAR KAMI RAKYATNI LA CAPEK NENGAR BUALAN KAMU KAMU DI SENAYAN TU YA ALLAH KAMI MOHON GANJARLAH ORANG ORANG YANG MERAMPOK UANG RAKYAT DENGAN GANJARAN SETIMPAL AMIN
Kita tidak perlu berburuk sangka, tapi fakta yang terlihat budiono dan Sri yang membolehkan di bailout. LPS tidak rugi karena bukan uang negara. Emang uang nenek moyang mu...
sri mulyani dan budiona bukan maling..klo mereka maling tetntunya mereka sudah kaya. yang jelas2 maling itu kan si robert tantular..gimana sih bangsa kita ini ga bisa membedakan mana yang maling dan mana yang bukan. tolol banget
Saya bukan pmilih SBY ,tp sy menghormati beliau kerja kerasnya sudah terlihat walaupun belum optimal.untuk profesor cbalah mengkritik diri sendiri dlu dibandingkan SBY,Boediono dan Sri mulyani anda belum berarti apa2..kasus century sudah dibuka oleh pemerintah bahkan media pun meliput jadi ga usah komentar mnta ini mundur itu mundur rakyat sudah melihat jd ga usah diprovokasi..bgaimana dengan profesor apakah berani mundur menjadi prof karena telah membiarkan bangsa ini menjadi seperti ini,anda kan pendidik??bgmna??biar fair..
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
Aturan Main:
Seluruh layanan yang diberikan mengikuti aturan main yang berlaku dan ditetapkan oleh Okezone.com.
Pasal Sanggahan (Disclaimer):
Okezone tidak bertanggung-jawab atas tidak tersampaikannya data/informasi yang disampaikan oleh pembaca melalui berbagai jenis saluran komunikasi (e-mail, sms, online form) karena faktor kesalahan teknis yang tidak diduga-duga sebelumnya
Okezone berhak untuk memuat, tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.
Data dan/atau informasi yang tersedia di okezone hanya sebagai rujukan/referensi belaka, dan tidak diharapkan untuk tujuan perdagangan saham, transaksi keuangan/bisnis maupun transaksi lainnya. Walau berbagai upaya telah dilakukan untuk menampilkan data dan/atau informasi seakurat mungkin, Okezone dan semua mitra yang menyediakan data dan informasi, termasuk para pengelola halaman konsultasi, tidak bertanggung jawab atas segala kesalahan dan keterlambatan memperbarui data atau informasi, atau segala kerugian yang timbul karena tindakan yang berkaitan dengan penggunaan data/informasi yang disajikan.
Bagi Anda yang mengirimkan komentar pembaca, surat pembaca, dan artikel atau tulisan lainnya, foto dan video, tunduk pada aturan Okezone.com, di antaranya tulisan tidak SARA, tidak merupakan informasi/berita bohong, tidak beritikad buruk, tidak provokatif, dan tidak melanggar ketentuan etika dan hukum yang berlaku. Jika ditemukan pelanggaran atas hal-hal di atas, maka Okezone.com berhak untuk mengedit atau menghapus keseluruhan materi artikel/berita/informasi/surat pembaca/komentar/foto dan video yang dimaksud.