Selasa, 26 Januari 2010 23:05 wib

Jalur Roda Dua Suramadu Ditutup

Subairi
Jalur roda dua di Suramadu (foto: Subairi)
Untuk kesekian kalinya, jalur roda dua Jembatan Surabaya-Madura (Suramadu) yang ada di sisi barat kembali ditutup. Langkah penutupan jalur menuju Pulau Madura tersebut, dikarenakan adanya perbaikan rutin dan pemasangan kabel listrik bertegangan tinggi.
  • junaidisalat » 0 Tanggapan
    semua orang heboh dengan adanya dan dibangunnya suramadu, memang dengan adanya suramadu semua akses jadi lancar, maksimal dan baik, tetapi apakah semua pihak melihat atau merespon terhadap yg lainnya, seperti contoh pelabuhan penyebrangan perak - kamal, memang semua pasti ada dampaknya apakah yag baik atau yg buruk, saya melihat dan merakan sendiri ternyata keberadaan suramadu memberi dampak yg kurang baik untuk pelabuhan penyebrangan perak - kamal, mengapa? pelabuhan tersebut menjadi pelabuhan yg mati, sepi penumpangnya, yg dulunya pelabuhan tersebut terkenal dengan paling ramai penumpangnya, tapi sekarang menjadi sepi dan tidak ramai lagi, sehingga dampak lainnya para pekerja kapal banyak yg dipindak ketempat lain, para pedagang banyak yg tutup warung dan tokonya, para pak sopir juga kebingungan mau mencari penumpang dari mana lagi, karna penumpangnya sudah tidak ada lagi dan mereka banyak lewat suramadu dengan ikut taksi atau angkutan umum berplat nomor hitam yg mana mobil berplat nomor hitam yg punya para pejabat dan penjahat penumpang, sungguh kasihan sekali pelabuhan perak - kamal kasihan nasibmu yg dulunya ramai tapi sekarang sepi bagaikan pelabuhan mati dan tidak bergairah, tetapi sekarang para pejabat dan aparatur daerah pun juga tidak ada lagi yg mau melihat dan memperhatikan ataupun mencari solusi dari hal tersebut seakan- akan diam dan tutp mata dan telinga rapat-rapat, sebetulnya mereka beliau-beliau yg terhormat apakah sudah tidak ada lagi perasaan dan penglihatannya sehingga terjadi yg demikian, sedih dan sedih sekali mengapa terjadi seperti ini di jaman yg modern kemajuan dimana-mana, sampai kapan solusi terbaik akan segera muncul, sampai kapan para pejabat yg terkait akan bergerak hatinya untuk mencari solusi terbaik, terus siapa nanti yg akan berpikir tentang hal ini, seharusnya walaupun ada dan dibangun suramadu pelabuhan perak-kamal pun tetap ada dan hidup aktifitas semuanya berjalan kalau ada ketegasan dari pihak pengelola dan penanggung jawab dari suramadu, kalaua solusi dari saya sebaiknya untuk kendaraan roda dua mereka harus lewat pelabuhan perak-kamal dan begitu pula penumpang-penumpangnya tidak boleh ada taksi gelab berplat nomor hitam yg mengangkut penumpang untuk dan akan ke madura ataupun ke surabaya, semoga ada yg mau mendengar, membaca dan menyimak serta mau memikirkan apa yg saya pikirkan ini, saya tidak ada niatan dan maksud yg lainnya kecuali hanya untuk mencari solusi terbaik, tidak ada pamrih dan maksud apa-apa, semoga niat baik saya dan anda yg membaca dan menyimaknya mendapat rahmad dan ridho dari Allah S.W.T, amin.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.