Rabu, 27 Januari 2010 13:41 wib

UN Tak Jadi Standar Utama Kelulusan

Rizka Diputra
Siswa yang sedang mengikuti ujian. (Foto: Koran SI)
Setelah menjadi polemik, Kementrian Pendidikan Nasional menetapkan Ujian Nasional (UN) tidak lagi menjadi satu-satunya standar kelulusan bagi siswa.
  • aulia » 0 Tanggapan
    UN???? lebih baik di hapuskan aja deh,,,, dari pada bikin repot siswa terutama. guru juga orang tua Ayo lh pak, kita dame aja,,, tahun depan UN di hapuskan.....
    Beri Tanggapan Laporkan
  • ali agustam » 0 Tanggapan
    UN hampir tidak ada manfaatnya, dan mudaharatnya pasti banyak
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Wawan Sulaiman » 0 Tanggapan
    menurut saya, kebijakan itu sudah baik. namun, disini saya hanya ngin memberi sedikit usulan bagaimana jika 4 standar kelulusan Pelajar itu memakai sistim proporsional tidak hanya membagi sama ratakan saja supaya Penyalenggataan UN ini tidak mubazir lah istilahnya. mungkin 40% UN baik menurut saya dan yang lainnya masing-masing 10%,25% dan 25%. -terima kasih :)
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Siti Rohana » 0 Tanggapan
    walau demikian, semoga semangat belajar siswa tetap ditingkatkan, jangan santai karena sudah pasti lulus
    Beri Tanggapan Laporkan
  • wahyono » 0 Tanggapan
    Sebaiknya UAN dihapus dan dikembalikan seperti sistem kurikulum tempo dulu dimana siswa harus menguasai dan lulus pada semua mata pelajaran.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • bob » 0 Tanggapan
    waduh, gimana sih pake menteri ? kalau seperti itu malah jadi lebih berat donk. UN menentukan, yang lain juga. sama aja ahh.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.