Minggu, 31 Januari 2010 06:02 wib

PGRI Setuju Ebta dan Ebtanas

Koran SI
Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) setuju dengan sistem Evaluasi Belajar Tahap Akhir dan Evaluasi Belajar Tahap Akhir Nasional (Ebta- Ebtanas) sebagai pengganti Ujian Nasional (UN).
  • singgih » 0 Tanggapan
    EBTA/EBTANAS harus didukung oleh PGRI, yang tahu permasalahannya siswa adalah guru-siswa-ortu. Kalau DPR, MENTERI kan hanya sebatas punya kuasa legalisasi saja, kasihan guru sudah gajinya gede, tapi kalau mau ujian ikut gemetaran
    Beri Tanggapan Laporkan
  • yuli » 0 Tanggapan
    yups! saya setuju UN diganti jadi EBTA/EBTANAS
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Jauhari Subianto » 0 Tanggapan
    Ass.wr.wb. Otak tidak segala-galanya bagi bangsa Indonesia,disamping IQ juga diperlukan Intelegency of Emosionaly, Intelegency of Social & Intelegency of " Akhlaqul Karimah". Apalah artinya orang2nya cerdas tetapi akhlaqnya bejat2. katanya mau mengejar ketinggalan dgn Malaysia & Singapura. Tapi lihat Indonesia sekarang ini, banyak orang pintar & cerdas, tetapi banyak juga yang koruptor. Mestinya otaknya Jerman, tetapi berhati akhlaqnya Arab Saudi. Wassalam
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Satriawan » 0 Tanggapan
    UN telah mebuat guru2 saling membodohi dengan cara memberikan siswanya di saat plaksanaan UN, sementara guru yang bersangkutan telah membimbing siswanya selama 9-12 tahun, tapi toh di beri jawaban. dimana guru melihat hasil jerih payahnya membimbing siswanya???
    Beri Tanggapan Laporkan
  • abdurrahim » 0 Tanggapan
    benar!, UN harus dihapuskan, karena di lapangan yang meluluskan siswa tersebut adalah guru mata pelajaran yang diUNkan, mereka memberikan kunci jawaban atas perintah kepala sekolah masing-masing. kemudian di sekolah guru kesulitan dalam mengajar, karena siswa menganggap mereka akan lulus juga.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.