Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Komite Aksi Pemuda Anti-Korupsi (KAPAK) dan Aliansi Mahasiswa Nusantara (AMN) mendatangi Gedung KPK di Kuningan, Jakarta Selatan, siang ini.
Mahasiswa jaman skrg memang cm bs buang2 uang ortu sj.Jgn bangga hny krn dgn predikat mahasiswa lantas berdemo dgn seenak udelnya ngata2in org.Hrsnya kalian belajar yg bener kl emg mau hdp kalian enak nanti bknnya demo2 terus.Byk tmn2 jaman saya yg sk demo buntut2nya jd pengangguran doang.Biasanya mahasiswa yg sk demo itu kebayakan malas di kampus, cm tukang nongkrong2 doang, ip jg kurang dr rata2.kl mo demo ngaca diri sendiri dulu, udah bener belom .. malu sbg mahasiswa tp otak ga lbh pinter dr anak sd
Para mahasiswa bukannya kuliah yg rajin, bikin penelitian, bikin produk dan inovasi, ini malah kerjanya demo melulu. Haiii kau itu dibiayai ortumu buat blajar, apa gk kasian ya? Beda banget mahasiswa jaman dulu ama skrg, ini yg mbuat Bangsa Indonesia gk maju2 ama negara tetangga. Mahasiswa luar negeri slalu konsen ama pendidikan mereka. Mahasiswa kita kerjanya turun ke jalan doank. Udh byk LSM ama Ormas2 itu yg ikut mengurusi Bangsa dan mengawasi krja Pemerintah, slain Parpol2 yg seabrek jmlnya. Kalian cukup slsaikan kuliah and diwisuda, br setelah itu brgabung dlm LSM, Ormas ato jd kader Parpol. Bego banget!!!!
KPK menolak bra pemberian mahasiswa karena ternyata bukan bra ber-merk.
Mahasiswa gak modal cuma bisa kasih bra murahan... harga grosir asal tanah abang doank!
kepercayaan masyarakat kepada kejaksaa.polri.sudah luntur.yg terbukti di kedua lembaga ini byk koruptornya.gimana koruptor bisa memberantas koruptor?skrg yg di nantikan masyarakat adalah tindakan dan ketegasan KPK dalam memberantas korupsi.khususnya kasus century apakah KPK sanggup?kalau ga sanggup bubar aja.biarkan negeri ini jadi sarang tikus dan penyamun.karen kebanyakan pejabatnya adalah penyamun yg suka nyolong uang rakyat.
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
Aturan Main:
Seluruh layanan yang diberikan mengikuti aturan main yang berlaku dan ditetapkan oleh Okezone.com.
Pasal Sanggahan (Disclaimer):
Okezone tidak bertanggung-jawab atas tidak tersampaikannya data/informasi yang disampaikan oleh pembaca melalui berbagai jenis saluran komunikasi (e-mail, sms, online form) karena faktor kesalahan teknis yang tidak diduga-duga sebelumnya
Okezone berhak untuk memuat, tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.
Data dan/atau informasi yang tersedia di okezone hanya sebagai rujukan/referensi belaka, dan tidak diharapkan untuk tujuan perdagangan saham, transaksi keuangan/bisnis maupun transaksi lainnya. Walau berbagai upaya telah dilakukan untuk menampilkan data dan/atau informasi seakurat mungkin, Okezone dan semua mitra yang menyediakan data dan informasi, termasuk para pengelola halaman konsultasi, tidak bertanggung jawab atas segala kesalahan dan keterlambatan memperbarui data atau informasi, atau segala kerugian yang timbul karena tindakan yang berkaitan dengan penggunaan data/informasi yang disajikan.
Bagi Anda yang mengirimkan komentar pembaca, surat pembaca, dan artikel atau tulisan lainnya, foto dan video, tunduk pada aturan Okezone.com, di antaranya tulisan tidak SARA, tidak merupakan informasi/berita bohong, tidak beritikad buruk, tidak provokatif, dan tidak melanggar ketentuan etika dan hukum yang berlaku. Jika ditemukan pelanggaran atas hal-hal di atas, maka Okezone.com berhak untuk mengedit atau menghapus keseluruhan materi artikel/berita/informasi/surat pembaca/komentar/foto dan video yang dimaksud.