Saya sebenarnya setuju aj dengan pendapat Johanes, kita sebarkan keseluruh indonesia, ternyata daerah yang minoritas kristen Gerejanya dibakar, ditutup...!!biar mereka tau apa sebenarnya yang terjadi.tapi trus terang aja yah, gua gak merasa minoritas lagi diindonesia..!!!tapi klo pulau jawa okelah kita minoritas tapi lihat pulau2 yang lain apakah kita masih bisa dibilang minoritas?
Bagaimana..kalau masalah yang beginian di sebarkan ke seluruh jemaat yang ada melalui gereja, agar rumah ibadah yang tidak memiliki ijin dari masyarakat di seluruh Sumatera juga di larang. agar mereka tau bahwa rumah ibadahnya juga banyak tidak punya ijin dari masyarakat sekitar.
Kalian boleh merubuhkan gereja dimana saja, kapan saja, tapi bukan Gereja di dalam sanubariku.
Sesungguhnyalah, Gereja yang sejati akan selalu kekal abadi berdiri kokoh menantang dan menaklukan semua kesombongan dan kepalsuan.
Sudah seharusnya pemerintah turun tangan untuk menyelesaikan perkara tersebut, dan memberikan pengertian kepada masyarkat bahwasannya tidak seharusnya mereka melakukan penolakan tersebut, hanya karena itu merupakan bangunan gereja bukan masjid, ( karena kalau yang dibangun masjid pasti ga akan ada masalah... itulah kepicikan orang indonesia ). Kasus ini hanya sebuah fenomena gunung Es dari sikap Diskriminasi pemerintah terhadap kebebasan beragama di Indonesia, masih banyak kasus yang lain yang kebetulan tidak terekspos.
@alif makrus: lalu mereka mau beribadah dimana??? dan kl ngomong soal warga negara yg baik, jgn main hakim sendiri kayak merusak rumah ibadah org atau mengintimidasi.
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
Aturan Main:
Seluruh layanan yang diberikan mengikuti aturan main yang berlaku dan ditetapkan oleh Okezone.com.
Pasal Sanggahan (Disclaimer):
Okezone tidak bertanggung-jawab atas tidak tersampaikannya data/informasi yang disampaikan oleh pembaca melalui berbagai jenis saluran komunikasi (e-mail, sms, online form) karena faktor kesalahan teknis yang tidak diduga-duga sebelumnya
Okezone berhak untuk memuat, tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.
Data dan/atau informasi yang tersedia di okezone hanya sebagai rujukan/referensi belaka, dan tidak diharapkan untuk tujuan perdagangan saham, transaksi keuangan/bisnis maupun transaksi lainnya. Walau berbagai upaya telah dilakukan untuk menampilkan data dan/atau informasi seakurat mungkin, Okezone dan semua mitra yang menyediakan data dan informasi, termasuk para pengelola halaman konsultasi, tidak bertanggung jawab atas segala kesalahan dan keterlambatan memperbarui data atau informasi, atau segala kerugian yang timbul karena tindakan yang berkaitan dengan penggunaan data/informasi yang disajikan.
Bagi Anda yang mengirimkan komentar pembaca, surat pembaca, dan artikel atau tulisan lainnya, foto dan video, tunduk pada aturan Okezone.com, di antaranya tulisan tidak SARA, tidak merupakan informasi/berita bohong, tidak beritikad buruk, tidak provokatif, dan tidak melanggar ketentuan etika dan hukum yang berlaku. Jika ditemukan pelanggaran atas hal-hal di atas, maka Okezone.com berhak untuk mengedit atau menghapus keseluruhan materi artikel/berita/informasi/surat pembaca/komentar/foto dan video yang dimaksud.