Rabu, 10 Maret 2010 09:00 wib

ICW: Wajar Indonesia Jadi Jawara Korupsi

Muhammad Saifullah
Ilustrasi (Foto Koran SI)
Aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW) tidak kaget dengan gelar jawara korupsi di Asia Pasifik yang disematkan oleh lembaga Political and Economic Risk Consultant (PERC).
  • abdul syukur » 0 Tanggapan
    Apakah yang dimaksud wajar = legal pak? kalau begitu kapan negara ini hancur pak???, apa thn 2014 pak???? bapake ....bapake... priment sih
    Beri Tanggapan Laporkan
  • abdul Syukur » 0 Tanggapan
    Wajar , wong bapake pasang badan,kok. he.....he....he.........anjur
    Beri Tanggapan Laporkan
  • andri » 0 Tanggapan
    Tampaknya untuk memberantas korupsi tidak bisa diatasi dengan reformasi, tapi harus revolusi, sebab kalo dulmatin, amrozi dll, sampai ditembak mati, tapi para koruptor yang makan hak dan darah jutaan rakyat malah difasilitasi dan dibela2in, enak benerrrrr yah jadi koruptor, pantesssssan pada nggak kapok2, dan jumlahnya makin banyak, gimana kalo didirikan saja persatuan para koruptor indonesia, biar tambah eksis, susah memang kalo urat malunya adah pada putus.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • andri » 0 Tanggapan
    Tampaknya untuk memberantas korupsi tidak bisa diatasi dengan reformasi, tapi harus revolusi, sebab kalo dulmatin, amrozi dll, sampai ditembak mati, tapi para koruptor yang makan hak dan darah jutaan rakyat malah difasilitasi dan dibela2in, enak benerrrrr yah jadi koruptor, pantesssssan pada nggak kapok2, dan jumlahnya makin banyak, gimana kalo didirikan saja persatuan para koruptor indonesia, biar tambah eksis, susah memang kalo urat malunya adah pada putus.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • rian » 0 Tanggapan
    sby jangan manis gobrolnya saat pemilu aja.... belum ada yang benar pemimpin2 di indonesia ini.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Gregetan » 0 Tanggapan
    Suatu prestasi yg patut dibanggakan dalam situasi Indonesia sedang sibuk menangani masalah korupsi.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • NURUL HUDA » 0 Tanggapan
    Dengan ini saya mengusulkan kepada pemerintah agar membentuk KPK sampai tingkat desa, karena saya melihat banyak sekali praktek2 korup yang terjadi sampai kebawah, dan rata2 kasus korupsi dibawah tersebut tidak ubahnya kebanyakan kasus yang terjadi di atas, hanya 0,sekian yang ditindak sampai tuntas dipengadilan. saya berani membeberkan kebobrokan tingkat bawah yang saya tahu.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.