Sabtu, 20 Maret 2010 11:31 wib

Gaji Guru DKI Tembus Rp8 Juta

Koran SI
Seorang guru dari Forum Musyawarah Guru DKI Jakarta menunjukan poster keprihatinan yang berisi cerita buruknya gaji guru dari masa Orde Lama  hingga kini (foto/koran SI)
Pemprov DKI Jakarta menaikkan tunjangan kinerja daerah (TKD) guru di Ibu Kota. Dengan adanya kenaikan TKD itu, take home pay guru PNS golongan IV mencapai Rp8,263 juta per bulan.
  • sri sugiharti » 0 Tanggapan
    guru kapan bisa kebulan kalau cuma dianggarkan untuk beli motor........kalau anggota DPR bisa berpakain keren karena naik mobil, guru harus berpakaian kucel di depan murid karena naik motor dan angkot.................
    Beri Tanggapan Laporkan
  • pro murid » 0 Tanggapan
    jangan ada alasan lagi untuk para guru nyuruh muridnya less..diluar sedangkan dikelas cuma tinggal nyuruh murid menjawab soal doank..malu sama negara....
    Beri Tanggapan Laporkan
  • endro » 0 Tanggapan
    selamat tuk teman2 guru pns, saya sebagai guru non pns merasa bersyukur dgn penghasilan masih dibawah 2 juta, tuk pemda dki tolong juga beri apresiasi kami guru swata, memang kami tak mengajar di sekolah negeri, tapi kami jg mendidik anak negeri yg sama, kami punya kewajiban yg sama, tetapi nasib saja yg beda, sekali lagi selamat tuk teman yg berstatus pns
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Moh. Lutfi » 0 Tanggapan
    Kalau semua guru sudah disertifikasi mungkin ada benarnya. Tapi berapa persen yang sudah disertifikasi? Yang lebih banyak malah belum. Dan lagi TKD itu sebenarnya cuma ganti nama aja bukan kebijakan gubernur sekarang. Jumlahnyapun gak jauh berbeda. Malah kalau diitung-itung sama potongan terlambat/ ga masuk karena sakit atau ijin, jumlahnya jadi lebih kecil.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • SANGKALA » 0 Tanggapan
    TUNJANGAN SERTIFIKASI GURU NO,INSENTIF GURU YES.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • e-dan » 0 Tanggapan
    Omong kosong...!!!!..dasar pembohong...
    Beri Tanggapan Laporkan
  • agustinus brokoli » 0 Tanggapan
    yth pejabat2. sangat kami sayangkan anda bicara seperti orang yang tidak mengerti hitung2an. dalam pikiran anda hanya duit..duit..dan duit..pantas pendidikan di Indonesia tidak maju karena masih banyak pejabat yang memikirkan hidup untuk duit,ingat akhirat,...anda bicara karena anda selalu berada dalam setiap proyek ke sekolah...apa belum cukup persentasi yang anda dapatkan..mikir dulu baru bicara..jangan sekedar bicara saja..anda jadi pejabat awal dari mana? bisakah langsung tanpa belajar dengan guru..?
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.