Rabu, 24 Maret 2010 16:22 wib

Penusuk Mahasiswi UPH Diperiksa Pakai Lie Detector

Fahmi Firdaus
Listya Magdalena (Foto: Ist)
Guna mengetahui kondisi kejiwaan tersangka Maisya Natalia (18), penyidik kasus penusukan yang terbilang sadis ini mendatangkan psikiater.
  • jono » 0 Tanggapan
    Halah polisi, bego amat ya...mosok karena gak ada yang lihat itu pisau siapa jadi gak ditahan, emang jin disuruh saksi? kan jelas, siapa yang ketusuk, lagian yg satu kan lagi nyetir, piye toh...
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Dian Maria » 0 Tanggapan
    siapa sih si pelaku, mpe polisi ga bisa nahan... korban dah ada, kasus pidana lagi, trus apa lagi yg ditunggu? tunggu pelaku lari ke luar negri? apapun alasannya, kalo kata pelaku itu untuk membela diri, ga mungkin mpe 17 tusukan, itu namanya dendam...padahal 2 tusukan aja, die bisa keluar dari mobil, ini 17 tusukan? ga waras ni si pelaku n polisi kalo mpe ga ditahan...
    Beri Tanggapan Laporkan
  • cursedvandal » 0 Tanggapan
    @ b4111z : "Tersangka tidak mengakui pisau itu milik dia dan tidak ada saksi yang melihat." Ga bisa main tangkep. Iya klo km polisi nya. haha
    Beri Tanggapan Laporkan
  • b4111z » 0 Tanggapan
    Kok bisa pelaku cm harus wajib lapor?? sudah jelas2 korban hampir mati. Saya rasa jika ada perwira polisi ditempeleng oleh rakyat biasa, pasti urusannya panjang!?
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.