Jum'at, 16 Juli 2010 02:03 wib

Bocah Autis Dikerangkeng Jadi 7 Orang

Toni Kamajaya
Ilustrasi (wordpress)
Bocah yang hidup dalam kerangkeng akibat menderita autis di Kabupaten Sukabumi, bertambah menjadi tujuh orang.
  • indah » 0 Tanggapan
    amat sngt menyedihkn,demi Allah autis bknlh kecacatan..mrk dpt diperbaiki, dukung dn berikan kesmpatan, ksh sayang dn perhatian, mrkpun tak ingin spt itu...hai para penguasa negeri jadiknlh mslh ini sbg bagian yg hrs diperhatikan dinegeri ini...para ortu mrk tdk berdaya tanpa dukunganmu tuan2 terhormat...
    Beri Tanggapan Laporkan
  • yon » 0 Tanggapan
    Ironis, amat sedih membaca berita, dimana tanggung jawab orang tua yang seharusnya memberikan kasih sayang bagi buah hatinya tapi justru sebaliknya, anak dikurung dalam kandang/kerangkeng hanya karena si anak menderita autis dan susah diatur...Masih banyak cara lain untuk mendidik anak autis sehingga kebutuhannya dapat terpenuhi. Tolong kembalikan masa depan anak-anak tersebut ke jalur semula
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.