Bentrokan antara massa Ahmadiyah dan warga umat Islam di Kuningan Jawa Barat, seharusnya tidak terjadi, jika SKB 3 Menteri yang melarang ajaran Ahmadiyah bisa ditaati.
Mestinya agama ndak perlu dibuat aturan khusus. Misalkan di Prancis ato Inggris dimana agama dibebaskan penuh bagi warganya namun dilarang bertikai soal agama...
ada apa dengan ahmadiah, itu yang harunya di sampaikan. jika ahmadiah ingin membentuk agama baru silahkan, tapi jngan bawa2 embel2 islam dalam namanya. saya mendukung segala upaya pembubara ahmadiah yang sudah sangat jelas sesat. bagi yang mendukung, ya sangat jelas bahwa dia termasuk orang yang sesat. kalau ahmadiah memang masih ingin menyebarkan, saya mohon dengan sangat kpada FPI untuk menindak tegas jemaah yang sudah banyak meresahkan warga ini. Bertindaklah FPI, tunjukan eksistensimu sebagai ormas islam. tegakkan yang hak dan runtuhkan yang jelas2 bathil. Buat pak mentri bertindaklah tegas karena kesabaran warga ada batasnya, jika ini berkelanjutan, maka orediksi g akan banyak darah yang tumpah di bumi Indonesia ini. tolong kesampingkan dlu urusan politikmu...
Assalamualaikum wr wb
Pa menteri seharusnya lebih bisa bersikap adil dan bijaksana dan jangan berat sebelah dalam menanggapi kkerasan yang terjadi terhadap jemaat ahmadiyah di kuningan.Saya heran seorang menteri justru menekan Ahmadiyah yang berusaha untuk mempertahankan hak haknya sebagai warga negara justru mereka yang melakukan kekerasan yang mesti ditindak dan ditekan. Ada apa dengan pa menteri?............................
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
Aturan Main:
Seluruh layanan yang diberikan mengikuti aturan main yang berlaku dan ditetapkan oleh Okezone.com.
Pasal Sanggahan (Disclaimer):
Okezone tidak bertanggung-jawab atas tidak tersampaikannya data/informasi yang disampaikan oleh pembaca melalui berbagai jenis saluran komunikasi (e-mail, sms, online form) karena faktor kesalahan teknis yang tidak diduga-duga sebelumnya
Okezone berhak untuk memuat, tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.
Data dan/atau informasi yang tersedia di okezone hanya sebagai rujukan/referensi belaka, dan tidak diharapkan untuk tujuan perdagangan saham, transaksi keuangan/bisnis maupun transaksi lainnya. Walau berbagai upaya telah dilakukan untuk menampilkan data dan/atau informasi seakurat mungkin, Okezone dan semua mitra yang menyediakan data dan informasi, termasuk para pengelola halaman konsultasi, tidak bertanggung jawab atas segala kesalahan dan keterlambatan memperbarui data atau informasi, atau segala kerugian yang timbul karena tindakan yang berkaitan dengan penggunaan data/informasi yang disajikan.
Bagi Anda yang mengirimkan komentar pembaca, surat pembaca, dan artikel atau tulisan lainnya, foto dan video, tunduk pada aturan Okezone.com, di antaranya tulisan tidak SARA, tidak merupakan informasi/berita bohong, tidak beritikad buruk, tidak provokatif, dan tidak melanggar ketentuan etika dan hukum yang berlaku. Jika ditemukan pelanggaran atas hal-hal di atas, maka Okezone.com berhak untuk mengedit atau menghapus keseluruhan materi artikel/berita/informasi/surat pembaca/komentar/foto dan video yang dimaksud.