Selasa, 10 Agustus 2010 17:41 wib

Din Syamsuddin Sedih Soal Konflik Agama

Misbahol Munir
Ilustrasi (Ist)
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin mengaku prihatin dengan insiden kekerasan antaragama yang terjadi belakangan ini.
  • Sigal Ingging Ris » 0 Tanggapan
    Dari seluruh isi Alkitab yang di wahyukan Allah/Jahwe melalui Yesus (Nabi Isa) satu kata pun tidak ada mengatakan akan ada nabi setelah Isa. yang ada adalah akan ada Nabi-nabi palsu yg menciptakan pertentangan di Bumi. dan sudah tentu menghalang-halangi pengikut Nabi Isa.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Sigalingging Raja » 0 Tanggapan
    Din Syamsudin hanya bisa sedih, tapi tidak bisa menyiadakan pelarangan pendirian rumah ibadah. Tokoh sekaliber Din syamsudin pasti mengetahui bahwa dalam Alkitab kristen tidak bakal ada pelarangan pembangunan Rumah Ibadah Agama lain, karena musuh sekalipun dalam Kristen di doakan untuk selamat.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • coky » 0 Tanggapan
    saya benar benar kecewa dengan pemimpin negara bahwa saya anggap presiden tetap saja tidak cepat ambil tindakan, sudah jelas yang salah walikota bekasi kenapa walikota bekasi pak mochtar anda tidak tangkap?pihak HKBP sebelum kejadian penyerangan di Ciketing bahwa warga HKBP mengundang walikota bekasi untuk menghadiri acara di GOR untuk mendengar pendapat dan permintaan tentang perijinan gereja HKBP tetapi walikota hanya bisa bilang saya tidak tahu kalau gereja ciketing begitu masalahnya, dan setelah itu malah mau bernyanyi nyanyi walikota bekasi bukan memberi jawaban yang pasti, dan tidak lama kemudian terjadilah dengan penyerangan gereja HKBP di ciketing, ini yang harus dipertanyakan , ada apa dengan walikota bekasi?dialah yang harus bertanggung jawab dengan kejadian ini dan jabatannya harus cepat di copot, karena saya anggap walikota bekasi saya anggap bunglon, dan pura pura tutup mata.apakah walikota bekasi sakit hati karna waktu itu di panggung pendeta HKBP ibu simanjuntak menanyakan masalah gereja HKBP ciketing kepada walikota bekasi di depan forum banyak mana tindakannya? dan dia diam saja, dan apakah dengan pertanyaan itu dia sakit hati dan balas dendam? itu bisa saja kan? saya bukan menuduh, karena kejadian ini tidak lama dengan acara di GOR setelah itu penyerangan , jadi ada apa dengan walikota, mohon untuk sekarang kiranya jabata walikota di copot dan kalau perlu di periksa dengan KPK untuk kekayaan nya sampai di daerah asalnya, jangan jangan dia si koruptor juga yang pura pura miskin. terima kasih
    Beri Tanggapan Laporkan
  • M. Firman » 0 Tanggapan
    Munafik kau Din Syamsudin. Kau yang paling senang dengan kejadian ini. Kau kan yang berusaha terus menghalangi dicabutnya Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri (PBM) Nomor 8 dan 9 Tahun 2006 tentang izin pendirian rumah ibadah. Jadi enggak usah munafik kau Din Syamsudin.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Yacobus » 0 Tanggapan
    Din, aparat hukum dan pemerintah gak bertindak apa2 maka masyarakat yang bergerak, gimana sih ente ini. Supaya kelihatan baik di temen negara barat elu ya?
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Mohamad Jazuli » 0 Tanggapan
    Jemaah Ahmadiyah, kuatkan imanmu. Kita hidup di negara yang berdasarkan Pancasila. Thuan pasti meridhoi kalian.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • rakyat biasa » 0 Tanggapan
    Selama masih ada masyarakat yg kadar agamanya cuma pada simbol2 aja dan provokator, masalah ini akan berlanjut.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.