percuma pak ngadu ke menteri, nanti paling cuma dibilang "seng sabar yo pak".. sabar sampe kita mati semua".. ya ampuuunn kl pemimpin sudah jadi pengecut begini, tinggal tunggu waktunya indonesia hancur dan penduduknya akan jadi kacung bangsa lain!! saya lebih baik mati daripada harus jadi kacung bangsa lain!
Bukan Malaysia saja , sebelahnya yakni Singapura juga harus diwaspadai.
Cukong cukongnya giat menggunduli hutan Indonesia.
Koruptor diumpetin untuk di elus elus uang haramnya.
Pelecehan terhadap aparat negara kita berarti pelecehan juga kepada negara kita. Mestinya presiden bertindak tegas atas pelecehan tersebut. Saya nggak bisa membayangkan seandainya Bung Karno masih hidup dan masih jadi presiden. Pasti Malaysia langsung diganyang habis habisan.
Prihatin Prihatin...!
Cukong Cukong Malaysia juga aktif ikut AKTIF ngeGUNDULIN hutan Indonesia, sampe pinsil FAber Castle (negara Jerman) kok mau ya..... buat pabrik pinsil di Malaysia, harusnya fabrikasi di Indonesia.
POKOKNYA jadi pengalaman jangan terulang lagi pelanggaran oleh negeri jiran ini..... tak uleg uleg...
Masa TKIilegal masuk didiami oleh Malaysia, begitu mau minta gajian untuk lebaran dicari cari kesalahan, ditangkapi dll, mau ambil keringat orang dengan gratis,,,,,emang disuruh kerja rodi secara halus
Pokok nya INDONESIA harus pintar sama negara tetangga kita MALAYSI dan SINGAPURA SINGAPURA JUGA SAMA tingkah lakunya tukang gorengin saham udah gitu investasi kabur, jadilah hotmoney ladang subur di Indonesia, Cukong2nya sama ikut aktif GUNDULIN hutan, sarangpengumpat koruptor.
WASPADA lah Setiap WAKTU.
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
Aturan Main:
Seluruh layanan yang diberikan mengikuti aturan main yang berlaku dan ditetapkan oleh Okezone.com.
Pasal Sanggahan (Disclaimer):
Okezone tidak bertanggung-jawab atas tidak tersampaikannya data/informasi yang disampaikan oleh pembaca melalui berbagai jenis saluran komunikasi (e-mail, sms, online form) karena faktor kesalahan teknis yang tidak diduga-duga sebelumnya
Okezone berhak untuk memuat, tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.
Data dan/atau informasi yang tersedia di okezone hanya sebagai rujukan/referensi belaka, dan tidak diharapkan untuk tujuan perdagangan saham, transaksi keuangan/bisnis maupun transaksi lainnya. Walau berbagai upaya telah dilakukan untuk menampilkan data dan/atau informasi seakurat mungkin, Okezone dan semua mitra yang menyediakan data dan informasi, termasuk para pengelola halaman konsultasi, tidak bertanggung jawab atas segala kesalahan dan keterlambatan memperbarui data atau informasi, atau segala kerugian yang timbul karena tindakan yang berkaitan dengan penggunaan data/informasi yang disajikan.
Bagi Anda yang mengirimkan komentar pembaca, surat pembaca, dan artikel atau tulisan lainnya, foto dan video, tunduk pada aturan Okezone.com, di antaranya tulisan tidak SARA, tidak merupakan informasi/berita bohong, tidak beritikad buruk, tidak provokatif, dan tidak melanggar ketentuan etika dan hukum yang berlaku. Jika ditemukan pelanggaran atas hal-hal di atas, maka Okezone.com berhak untuk mengedit atau menghapus keseluruhan materi artikel/berita/informasi/surat pembaca/komentar/foto dan video yang dimaksud.