Sabtu, 4 September 2010 17:01 wib

Muhaimin: Pembangunan Gedung DPR Jangan Terlalu Mewah

Putri Werdiningsih
ilustrasi
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar mengatakan pembangunan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) senilai Rp 1,6 triliun sebaiknya tidak terlalu dipaksakan.
  • bainsaptaman » 0 Tanggapan
    keliatan .......SIAPA PENJILATTTTTTT... sesungguhnya ......... Urusin dulu tuhhh TKI/TkW yang diremukin di negeri tetangga.......
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Murid dari Indonesia di Malaysia » 0 Tanggapan
    Benar, tidak perlu di musyawarahkan, anggota mpr dan dpr hanya rakyat biasa, mengapa tidak pergunakan uang tsb untuk membantu rakyat miskin ? cukup sudah, waktunya KITA untuk memberi bukan mengambil.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • tki » 0 Tanggapan
    caik imin melukai hati "wong cilik" yg miskin.........cak imin sdh terbius dgn kehidupan duniawi
    Beri Tanggapan Laporkan
  • panjul » 0 Tanggapan
    pada dasarnya Cak Min ini juga setuju pembangunan gedung baru DPR. Gk atasan gk bawahan semuanya pada dasarnya setuju.pada dasarnya ni anggota DPR gk ngerti penderitaan Rakyat,,,, dasarrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr
    Beri Tanggapan Laporkan
  • yudi » 0 Tanggapan
    whoy...,uang siapa tuh jangan suka hamaburin uang rakyat dong.Situ enak nggak ikut keringetan.Kalo situ masih aja ngelanjutin niat itu..,baerarti situ nggak pantes kalo dipanggil wakil rakyat.Kalian tuh pantesnya dipanggil dengan sebutan PENJAJAH DALAM NEGERI.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • MULYADI » 0 Tanggapan
    BURT kebangetan ,keterlaluan, n ndak mikirin hal lain yang lebih penting ; pas kaya lagunya iwan fals n slank
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Rochani » 0 Tanggapan
    1,6 T rupiah untuk sebuah gedung Parlemen belum mewah, justru perlu ditambah lagi menjadi 2,7 Trilyun rupiah. Jadi bailout Century kan 6,7 T, yang 2,7 T untuk bangun gedung parlemen...nah dengan demikian pansusnya kan jadi bungkam. Bisa saja 2,7 T yang dikerjakan 1,6 T, yang sisanya bagi-bagi aja.....?
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.