Sentralisasi aktivitas bisnis dan pemerintahan memunculkan beragam persoalan yang membuat daya dukung Jakarta sebagai ibukota semakin lemah. Wacana pemindahan ibukota pun mencuat seiring semakin padatnya Jakarta.
boleh pak,pindah aja.krn jkt sudah terlalu padat.semuanya bisa kl didukung semua masyarakat indonesia.kl mau ketempat yg masih sepi.jakarta sudah menjadi kota terpadat,tersibuk,terjahat,terkejam.........semuanya ada.dan bikin indonesia semakin susah.pindah aja lah ya.saya salah satu yg mendukung pindahnya ibukota negara indonesia.itu semua gak susah dan tak masalh.GITU AJA KOK SUSAH.kutip Al.Gus Dur!!!
di pindahkan bukan solusi yang tepat jika masih saja menganut sistem lama, yaitu pembangunan terpusat, sekarang ygang menjadi persoalan mengapa masyarakat ramai-ramai ke jakarta (jawa) karena tertarik dengan ekonomi, ibarat semut, dimana ada gula semut pasti mencarinya, begitu pula manusia, jadi yang perlu adalah pindahnya (penyebaran) sentra-sentra ekonomi ke daerah-daerah dengan begitu tidak ada pemadatan terhadap suatu wilayah, misalnya pengembangan desa tertinggal, dan transmigrasi tapi perlu diingat jangan seperti yang sudah-sudah,lengkapilah dengan fasilitas yang memadai terutama transportasi.
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
Aturan Main:
Seluruh layanan yang diberikan mengikuti aturan main yang berlaku dan ditetapkan oleh Okezone.com.
Pasal Sanggahan (Disclaimer):
Okezone tidak bertanggung-jawab atas tidak tersampaikannya data/informasi yang disampaikan oleh pembaca melalui berbagai jenis saluran komunikasi (e-mail, sms, online form) karena faktor kesalahan teknis yang tidak diduga-duga sebelumnya
Okezone berhak untuk memuat, tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.
Data dan/atau informasi yang tersedia di okezone hanya sebagai rujukan/referensi belaka, dan tidak diharapkan untuk tujuan perdagangan saham, transaksi keuangan/bisnis maupun transaksi lainnya. Walau berbagai upaya telah dilakukan untuk menampilkan data dan/atau informasi seakurat mungkin, Okezone dan semua mitra yang menyediakan data dan informasi, termasuk para pengelola halaman konsultasi, tidak bertanggung jawab atas segala kesalahan dan keterlambatan memperbarui data atau informasi, atau segala kerugian yang timbul karena tindakan yang berkaitan dengan penggunaan data/informasi yang disajikan.
Bagi Anda yang mengirimkan komentar pembaca, surat pembaca, dan artikel atau tulisan lainnya, foto dan video, tunduk pada aturan Okezone.com, di antaranya tulisan tidak SARA, tidak merupakan informasi/berita bohong, tidak beritikad buruk, tidak provokatif, dan tidak melanggar ketentuan etika dan hukum yang berlaku. Jika ditemukan pelanggaran atas hal-hal di atas, maka Okezone.com berhak untuk mengedit atau menghapus keseluruhan materi artikel/berita/informasi/surat pembaca/komentar/foto dan video yang dimaksud.