Sabtu, 28 Januari 2012 07:28 wib

DPR: Menakertrans Tak Becus Urusi Buruh

Ferdinan
Buruh memblokir ruas tol Cikampek (Foto: SINDO TV)
Demonstrasi dengan memblokir ruas tol Cikarang-Cikampek merupakan ekses dari ketidakberpihakan pemerintah terhadap kesejahteraan buruh.
  • rakyat » 0 Tanggapan
    DPR tuh emang orang2 yg becus ,becus nyalahin orang sama habisin uang rakyat doank
    Beri Tanggapan Laporkan
  • muhammad anang » 0 Tanggapan
    benar sekali tu mas, walau tidak semua anggota DPR itu berdosa tapi disitu pula kali yang paling besar dosanya terhadap rakyat dan buru... itu tadi tuan kita D P R ......
    Beri Tanggapan Laporkan
  • muhammad anang » 0 Tanggapan
    terasa provokati dengan ,mengunakan kata " BERPIHAK KEPADA BURUH" oleh karena berkonotasi berpihak ke salah satu pihak saja sementara pihak yang lain seakan ditinggalkan/diabaikan. Tentu akan lebih beretika dan semua pihak akan merasa dihormati jika semua berpihak kepada aturan dan realita kehidupan buruh. Siapapun kita termasuk anggota DPR yg terhormat, sebaiknya berbicara dengan angka yang ideal untuk UMK suatu daerah sehingga pada saat terjadinya demonstrasi buruh dengan mudah mengatakan bahwa DPR telah mengajukan UMK daerah tersebut dngan nilai sekian yang paling layak dan dgn demikian pengusaha dan pemerintah dapat dijadikan objek yang dipersalahkan oleh aturan hukum manakala keduanya tidak mengindahkan usulan Dewan yg terhormat.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • suparmo » 0 Tanggapan
    selamat untuk buruh indonesia.( khususnya bekasi)..........begitulah perjuangan....kl ada yg dirugikan krn macet maka wajarlah...ini adalah bukti dari penguasa dan pengusaha bisa berdomokrasi walaupaun harus mengesampingkan buruh dan para wakil rakyat hanya bisa omong doang kalu sdh ada kejadian baru pd ngoceh kayak kucing bangun tidur kesiangan.....sdgkan masalah UMK ini bukan hanya masalah kemarin bruurr udah lama kali yaaaa......Gimana yaa spy kedepannya hal ini tdk terjadi lagi enakkk kali ya bernegara dg damai , bekerja dg damai , bermasyarakat dg damai.......
    Beri Tanggapan Laporkan
  • suparmo » 0 Tanggapan
    selamat untuk buruh indonesia.( khususnya bekasi)..........begitulah perjuangan....kl ada yg dirugikan krn macet maka wajarlah...ini adalah bukti dari penguasa dan pengusaha bisa berdomokrasi walaupaun harus mengesampingkan buruh dan para wakil rakyat hanya bisa omong doang kalu sdh ada kejadian baru pd ngoceh kayak kucing bangun tidur kesiangan.....sdgkan masalah UMK ini bukan hanya masalah kemarin bruurr udah lama kali yaaaa......Gimana yaa spy kedepannya hal ini tdk terjadi lagi enakkk kali ya bernegara dg damai , bekerja dg damai , bermasyarakat dg damai.......
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Atho » 0 Tanggapan
    Saya sebagai buruh tidak setuju dengan pernyataan Bapak Anggota DPR yang terhormat. Anda berbicara hanya saat terjadi demo. Karena kasus ini merupakan akumulasi dari masalah-masalah sebelumnya. Seharusnya anda memperjuangkan di level DPR jauh jauh hari sebelum ini terjadi. turun ke lapangan, apa yang terjadi dengan buruh, jangan menghakimi seseorang setelah sesuatunya terjadi. Benahi Dewan Pengupahan.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • BURUH BEKASI » 1 Tanggapan
    BURUH BERSATU TAK BISA DIKALAHKAN Jadi jangan pernah mempermainkan gaji buruh... coba anda pikir dan anda hitung, apakah gaji Rp1.491.000, cukup untuk 1 kelurga yg memiliki 2 orang anak? bagaimana anak buruh tersebut mau sekolah tinggi kalau gajinya cuma Rp1.491.000,? coba pak mentri hitung?
    • agus ma`mun
      emang maunya berapa bung?! masih untung di kasih naik dan kesempatan untuk bekerja, bersyukur aja bung gak usah pakai hitung2an segala. Dasar hati kufur wajar aja gk ada rasa syukurnya
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.