KH.Abdurahman Wahid ( Gus Dur ) saat menjabat sebagai Keyua PB NU pernah mengakan, warga Nahdliyin dianjurkan untuk menanam Singkong, karena dimasa yang akan datang Singkong akan menjadi komoditas unggulan dunia dan Indonesia salah satu negara yang sangat cocok untuk tanaman singkong. Sayang sekali warga Nahdliyin bahkan petani Indonesia pada umumnya saat itu kurang meminati tanaman yang satu ini. Dan sekarang terbukti apa yang disampaikan Gus Dur saat itu kini menjadi kenyataan.
Effendi Choirie ( Gus Choi ) sebagai salah satu murid Gus Dur yang sangat Tawadhu' tanggal 8 Maret 2012 Dengan payung Gerbankdes ( Gerakan Pembangunan Ekonomi Desa ) yang diketuainya, bekerja sama dengan penemu Singkong Emas Adibrata dengan Yayasannya Adibrata Foundation bersama-sama melakukan penanaman perdana Singkong Emas di Gresik j**a Timur sebanyak 38 ha. Pada tahun ini diharapkan Gerbankdes mampu menanam Singkong Emas sebanyak 200 ha.
memang sangat benar apa yang telah disampaikan oleh beliau Bpk Surya paloh,,Negara kita ini memang Negar yang sangat kaya raya,,tapi sayang sungguh sayang,rakyat kecil yang jadi imbas dan korban dari kekayaan pejabat,,coba kita bayangkan seandaiya hasil minyak tanah ini dikelola dengan baik oleh Negara kita sendiri,,,tidak uash menaikan harga bbm,ini sudah cukup untuk membatu kepentingan,keperlauan negara ini,,secara otomatis kalau harga bbm naik semua kebuuan poko akan ikut naik,,semen tara gaji/upah pegai buruh tidak dinaikan,,uang sekarang hanya namanya saja,misal uang 100rb,,kita belanjakan rokok 1bungkus,,nanti sisany gak tau dibuat beli apa tau`2nya uang dah habis,ini menunjukkan bah uang sekarang ini tidak ada harganya..masyarakt kecil lagi yang jadi korban
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
Aturan Main:
Seluruh layanan yang diberikan mengikuti aturan main yang berlaku dan ditetapkan oleh Okezone.com.
Pasal Sanggahan (Disclaimer):
Okezone tidak bertanggung-jawab atas tidak tersampaikannya data/informasi yang disampaikan oleh pembaca melalui berbagai jenis saluran komunikasi (e-mail, sms, online form) karena faktor kesalahan teknis yang tidak diduga-duga sebelumnya
Okezone berhak untuk memuat, tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.
Data dan/atau informasi yang tersedia di okezone hanya sebagai rujukan/referensi belaka, dan tidak diharapkan untuk tujuan perdagangan saham, transaksi keuangan/bisnis maupun transaksi lainnya. Walau berbagai upaya telah dilakukan untuk menampilkan data dan/atau informasi seakurat mungkin, Okezone dan semua mitra yang menyediakan data dan informasi, termasuk para pengelola halaman konsultasi, tidak bertanggung jawab atas segala kesalahan dan keterlambatan memperbarui data atau informasi, atau segala kerugian yang timbul karena tindakan yang berkaitan dengan penggunaan data/informasi yang disajikan.
Bagi Anda yang mengirimkan komentar pembaca, surat pembaca, dan artikel atau tulisan lainnya, foto dan video, tunduk pada aturan Okezone.com, di antaranya tulisan tidak SARA, tidak merupakan informasi/berita bohong, tidak beritikad buruk, tidak provokatif, dan tidak melanggar ketentuan etika dan hukum yang berlaku. Jika ditemukan pelanggaran atas hal-hal di atas, maka Okezone.com berhak untuk mengedit atau menghapus keseluruhan materi artikel/berita/informasi/surat pembaca/komentar/foto dan video yang dimaksud.