JAKARTA â€" Ketua Umum Persatuan Purnawirawan ABRI (Pepabri) Try Sutrisno menegaskan purnawirawan tidak memiliki niat atau hasrat untuk menganggu kerja-kerja pemerintah.
†Kita yang sudah purnawirawan tidak ada niat untuk mengganggu siapapun,� tegas mantan Wapres Try Sutrisno menanggapi pidato Presiden SBY dalam membuka Munas Pepabri di Istana Negara, Jakarta, Rabu (7/11/2007).
Pria yang akrab dipanggil Pak Try ini mengatakan, Pepabri tetap berpartisipasi di dalam alam demokrasi. †Kita harus mengerti demokrasi orang Indonesia. Ada etika dan aturannya,� ujarnya.
Yang penting, kata Pak Try, tidak ada hasrat untuk mengganggu siapapun termasuk pemerintah. †Justru selama ini kita selalu meneriakkan untuk bersatu padu,� katanya.
Komite Bangkit Indonesia
Mengenai kehadirannya dalam deklarasi Komite Bangkit Indonesia (KBI) di Perpustakaan nasional bersama sejumlah politisi lainnya. Ia mengatakan, dalam pidatonya saat itu ia mengaku merasa bangga dan bahagia bisa hadir di dalam acara lintas partai tersebut
†Ngapain saya ganggu pemerintah. Pemerintah tetap saja bekerja dengan baik. Kita juga di masyarakat melakukan tindakan, upaya yang juga untuk bangsa. Jangan terlalu sempit mengartikan apapun. Semua punya tanggungjawab, kita komitemen dengan NKRI,� jelasnya.
Apakah Bapak merasa disindir presiden? †Saya tidak merasa disindir. Wajib bagi presiden meminta, mengimbau, dan mengingatkan supaya kita masing-masing menjadi contoh,� pungkasnya.
(Syukri Rahmatullah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.