Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement
Antisipasi Gempa & Tsunami

DIY Tukar Pengalaman dengan Pemkab Ciamis

Moch Fauzi Miftah , Jurnalis-Rabu, 07 November 2007 |23:34 WIB
DIY Tukar Pengalaman dengan Pemkab Ciamis
A
A
A

YOGYAKARTA - Gempa bumi yang melanda DIY pada Mei 2007, telah menyisakan banyak pengalaman bagi Pemprov DIY dalam memulihkan kondisi fisik dan psikis masyarakatnya. Demikian pula bencana Tsunami yang melanda Pantai Pangadaran, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat juga telah memberi banyak pelajaran berharga bagi masyarakat dan pemerintah setempat.

Dua peristiwa yang terjadi secara berurutan itu, mendorong Pemprov DIY beriniatif melakukan tukar pengalaman dengan Pamkab Ciamis dalam menangani musibah bencana alam tersebut. Baru-baru ini, Bidang Humas pada Badan Infrmasi Daerah Pemprov DIY melakukan kunjungan ke Pemkab Ciamis, tepatnya 5-7 November.

Kedatangan Kepala Bidang Humas BID DIY Alex Samsuri SH dan rombongan itu, membawa pengalaman sendiri bagi Pemprov DIY untuk mempelajari upaya penanaganan bencana gelombang pasang Tsunami di Pantai Pangandaran.
"Tentu ada yang spesifik dari penanganan tsunami di Pangandaran," ujar Alex, Rabu (7/11/2007).

Dua menjelaskan, rekonstruksi korban gempa DIY kini sudah mencapai tahap akhir pemebrian dana rekonstruksi untuk rumah rusak ringan dilanjurkan dengan perbaikan sarana prasarana yang rusak (non perumahan) akibat gempa.

"Selama hampir satu setengah tahun pascagempa ini, DIY terus berbenah kembali," jelas Alex.

Menanggapi hal itu, Sekda Pemkab Ciamis Subur Dwiyono mengungkapkan, penanagnan musibah Tsunami di Pantai
Pangandaran mencatat sejarah penting dalam perjalanan Pemkab Ciamis.

"Seakan-akan beberaap saat setelah bencana Tsunami, Pemkab Ciamis pindah ke Pangandaran," kata Sekda.

Seluruh pegawai dan PNS dari instansi terkait, diterjunkan langsung ke Pangandaran dan bermarkas di sana untuk beberapa hari.

"Itulah yang terjadi. Seketika setelah bencana Tsunami melanda Pangandaran, seluruh personil teknis dari semua dinas kami terjunkan ke sana, untuk memulihkan keadaan," ujar Kabag Humas Pemkab Ciamis, Endang Sutrisna.

Tak kurang Rp200 miliar dana dari pemerintah pusat dikucurkan untuk menangani musibah Tsunami Pangandaran. Sebagaimana bencana gempa di DIY, kata Endang, korban Tsunami di pesisir Pantai Pangandaran memperoleh dana jaminan hidup (jadup) serta dana rekonstruksi sbesar Rp15 juta per jiwa.

Perkembangan selanjutnya, kata Endang, semua rumah dan penginapan serta hotel di Pangandaran yang menjadi korban Tsunami, kini ditata lebih apik dengan model bangunan rumah tingkat.

"Sehingga jika terjadi tsunami dan gelombang pasang, penghuni bisa mengungsi di bangunan atas," jelas Endang.

Kini situasi Pantai Pangandaran hampir pulih 100 persen, dengan pendapatan retribusi tiket masuk Rp300-400 juta pada musim Lebaran 2007 lalu.

"Kami segera berbenah diri, baik dalam hal fisik maupun promosi. Hasilnya, daya tarik wisata Pangandaran sudah mulai pulih. Dulu setelah tsunami, pendapatan masuk Pangandaran hanya Rp40-80 juta selema musim lebaran dan Natal," jelas Kabag Kesra Pemkab Ciamis Agus Yani.

(Fetra Hariandja)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement