IAPC: Indonesia Jadi Contoh Sistem Demokrasi di Asia

NUSA DUA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) baru saja menerima penghargaan Medali Demokrasi. Penghargaan itu sebagai wujud keberhasilan Indonesia dalam pelaksanaan demokrasi dan bisa menjadi contoh negara-negara Asia.

Penghargaan itu diberikan Asosiasi Internasional Konsultan Politik atau International Assosiation of Political Consultant (IAPC). Hal itu bersamaan dengan pertemuan World Annual IAPC ke-40, di Grand Hyatt, Nusa Dua, Bali, Senin (12/11/2007).

Presiden IAPC Ben Goddard mengatakan, Indonesia berhasil dan menjadi contoh bagi negara-negara Asia sebagai tempat pelaksanaan sistem demokrasi. Keberhasilan Indonesia jadi contoh bagi negara lain yang sat ini masih diperintah kekuasaan bertangan besi.

"Indonesia adalah negara bepernduduk mayoritas Muslim. Indonesia sungguh-sunguh melaksanakan demokrasi. Bangsa Indonesia telah membuktikan pada dunia bahwa mengembangkan dan mempraktikkan sistem demokrasi yang tidak bertentangan dengan Islam, namun menyemangati dan mendukung sistem demokrasi tersebut," kata Ben.

Indonesia diharakan dapat memberikan contoh bagi negara-negara lain yang penduduknya mayoritas Muslim untuk mengembangkan sistem demokrasi dengan menyertakan ajaran Islam. Islam sendiri diakui sebagai agama perdamaian yang sebenarnya rahmat bagi seluruh dunia.

Sementara, Presiden SBY menyatakan bangga dan berterima kasih atas pemberian penghargaan tersebut. Namun akan lebih tepat jika penghargaan tersebut bukan hanya ditujukan kepada dirinya, melainkan kepada seluruh bangsa Indonesia.

"Indonesia telah mengembangkan sistem demokrasi yang tidak mungkin akan kembali ke belakang. Indonesia secara fundamental telah berubah dan mampu menemukan jati dirinya," tegas SBY.

Perubahan ini ditandai beberapa hal yang signifikan. Bangsa Indonesia telah melaksanakan dua kali pemilu secara langsung sebagai wujud pelaksanakaa demokrasi. Pemilu juga telah terlaksana dengan aman.

"Ini menunjukkan kita sebagai bangsa benar-benar ingin membangun proses demokrasi yang bersifat dari bawah ke atas. Kita juga telah melakukan reformasi di bidang militer, sehingga institusi tersebut telah membuktikan diri dalam bagian pertahanan untuk mendukung demokrasi," kilah SBY.
(fmh)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Demokrat Sindir Slogan "Kerja..Kerja..Kerja" Jokowi