Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement
Isu Gempa 8,5 SR

Warga Diminta Tak Percayai Ahli Brasil

Rus Akbar , Jurnalis-Senin, 19 November 2007 |17:05 WIB
Warga Diminta Tak Percayai Ahli Brasil
A
A
A

PADANG - Warga Sumatra Barat (Sumbar), diminta tidak mempercayai isu gempa 8,5 Skala Richter (SR) yang dikabarkan bakal mengguncang provinsi itu, sebagaimana dilontarkan pakar dari Brasil.

Sebelumnya, isu serupa juga menghebohkan Bengkulu, yang mengabarkan terjadinya gempa 8,5 SR pada 23 Desember, yang dilansir pengamat gempa dari Brasil, Prof Jucelino Nobrega da Luz.

"Warga tidak perlu percaya kepada ahli Brasil. Sebab Indonesia masuk lima besar pakar geologi di dunia," tegas Kepala Bidang Kesiagaan Kesbanglinmas Pemprov Sumbar Ade Edward di kantor Kesbanglinmas Provinsi Sumbar, Jalan Jenderal Sudirman, Senin (19/11/2007). Ade juga merupakan anggota Ikatan Ahli Geologi Indonesia.

Ade juga menyesalkan sikap Bakornas, yang tidak berkoordinasi lebih dahulu dengan LIPI mengenai isu tersebut. "Masa Bakornas langsung mengirim surat dari Brasil ke tingkat daerah. Seharusnya ke LIPI untuk meneliti," tandas dia. Namun dia tidak menjelaskan rinci mengenai hal itu.

"Jadi Brasil ini tidak usah dipercayai. Di sana tidak sering gempa. Di sini lebih sering gempa. Patokannya dari LIPI, yaitu Pak Dani Hilman yang sering meneliti gempa," terangnya.

Diberitakan sejumlah media sebelumnya, pemberitahuan kemungkinan adanya bencana besar itu dari Bakornas Penanggulangan Bencana (PB), dalam bentuk salinan faksimili surat dari Jucelino ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Brasil.

Jucelino mengirim surat prediksi gempa besar ke KBRI di Brasil yang kemudian diteruskan ke Bakornas PB, dan ke Pemprov Bengkulu.

Dalam suratnya itu, Jucelino memperkirakan akan terjadi gempa besar berkekuatan 8,5 SR di wilayah Sumatera pada 23 Desember 2007. Namun, dia tidak menyebutkan secara pasti lokasi bencana itu.

Jucelino sebenarnya bukan kali ini saja memperingatkan akan adanya gempa besar. Pada 1998, dia juga pernah mengirimkan surat akan adanya tsnuami besar di Indonesia pada 2004, yang kemudian terbukti terjadi di Provinsi Nangroe Aceh Darussalam (NAD).

Pengamat gempa dari Brazil itu juga pernah mengirim surat pada 2006 yang berisi prediksi terjadinya gempa 8,4 SR di Bengkulu pada September 2007, dan ternyata memang terjadi gempa bumi 7,9 di Bengkulu pada 12 September 2007.

(Nurfajri Budi Nugroho)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement