Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Nama Staf DPRD Subang Dicatut, Motor dan Televisi Kreditan Melayang

Nama Staf DPRD Subang Dicatut, Motor dan Televisi Kreditan Melayang
A
A
A


SUBANG - Banyak cara menuju Roma. Mungkin demikian falsafah yang dipegang pelaku penipuan di Kab Subang Jawa Barat. Untuk mencapai tujuannya, pelaku penipuan menjadikan staf DPRD Subang sebagai target penipuan.

Kawanan penipu spesialis benda elektronik dan kendaraan roda dua, melakukan aksinya untuk mengelabui toko elektronik dan dealer motor Federal International Finace (FIF) Jalan Otista, Subang dengan menjual nama staf bagian Keuangan DPRD Subang.

Dalam dua hari ini, sebuah motor dan televisi ukuran 21 inch melayang digondol kawanan penipu yang menjual nama salah satu staf DPRD. Kali ini mereka menggunakan nama Tati, yang disebut sebagai staf Bagian Keuangan DPRD untuk mengelabui toko elektronik agar dapat membawa sebuah televisi 21 inch. Peristiwa terjadi sekira pukul 13.00 WIB.

Para penipu memesan barang atas nama petugas Bagian Keuangan DPRD Subang. Setelah waktu pengiriman disepakati, pelaku menunggu di bawah pohon rindang yang ada berada di depan Gedung DPRD.

Sembari menunggu kiriman barang, tanpa malu pelaku berbaur dan sesekali terlibat perbincangan dengan wartawan. Maklum, tempat menunggu pelaku merupakan tempat kumpul sejumlah wartawan daerah, Sesaat petugas pengiriman barang datang, dua pelaku yang menunggu langsung menghampiri petugas pengiriman barang.

Dengan gerak cepat, televisi 21 inchi tersebut sudah berada di dalam mobil Daihatsu xenia warna silver. Tidak menunggu lama, kawanan pelaku langsung tancap gas.

"Kita tidak menyangka kalau mereka penipu. Pas cek ke bagian keuangan, ternyata tidak ada yang namanya Tati di bagian keuangan DPRD," ujar Udin, salah seorang kurir pengantar televisi tersebut, Selasa (11/12/2007).

Saat dikonfirmasi ke Bagian Keuangan DPRD yang terletak di lantai II DPRD, petugas Bag Keuangan DPRD, Fatimah menceritakan kejadian dengan modus menjual nama DPRD kerap kali terjadi. Bahkan kasus ini sudah kedua kalinya.

Menurut dia, Senin 10 Desember kemarin, petugas dari dealer motor Federal International Finace (FIF) Subang datang ke kantornya untuk menemui Ibu Indah yang melakukan kredit motor jenis bebek.

"Mereka mengaku mencari nama Indah. Salah seorang kurir tersebut mengatakan, Indah ini mengaku sebagai staf Kantor DPRD. Tapi di sini, tidak ada nama Indah atau Tati," papar Fatimah

Peristiwa penipuan itu, sekejap merebak di gedung DPRD. Sekretaris Komisi A Boing S Jakaria yang mendengar kabar tersebut, tampak emosi dengan modus yang digunakan pelaku penipuan. "Ini sudah sangat keterlaluan. DPRD dicatut untuk aksi menipu," ketusnya.

Dia meminta, perusahaan harus lebih selektif dalam memberikan barang kredit yang mengatasnamakan anggota dan pegawai DPRD. Bahkan bila perlu, pihak perusahaan melakukan cek and ricek ke DPRD sebelum barang tersebut diserahkan.

(Kemas Irawan Nurrachman)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement