Ditipu Calon Pembeli, Tanaman Jemani Kobra Senilai Rp1,1 M Raib

|

YOGYAKARTA - Nasib apes menimpa Namiatun (39) warga Banjarsari, Surakarta, Jawa Tengah salah seorang peserta pameran bunga di halaman Mc Donald Jalan Jendral Sudirman, Yogyakarta. Tanaman hias jenis jemani kobra yang sudah menjadi indukan serta 2.360 bibit jemani jenis kobra di-gondol oleh calon pembeli yang diketahui bernama Agus. Akibatnya korban menderita kerugian mencapai Rp 1.1 milyar.

Kejadian yang menimpa korban tepatnya terjadi Selasa (18/12/2007) sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu korban didatangi oleh Agus yang berpura-pura sebagai pembeli bunga jemani kobra.

Ketika itu, Agus bersama dua temannya yang diketahui bernama Dwi (32) dan Wisnu (25) mendatangi tempat pameran dan menanyakan jenis tanaman jenis jemani kobra yang dipamerkan dan akan dijual. Perbincangan dengan pelaku semakin intensif dan disepakati pelaku berani membayar sebesar Rp1,1 miliar untuk satu indukan jemani kobra dan 2.360 bibi jemani kobra.

Setelah terjadi kesepakatan, lanjut korban, pelaku meminta agar seluruh bunga dimasukkan ke dalam mobil kijang pickup yang sudah disiapkan tak jauh dari lokasi pameran. Tanpa rasa curiga, dua pegawainya diminta untuk memindahkan bunga yang sudah disepakatinya ke dalam mobil yang telah ditunggui oleh teman pelaku yaitu Dwi dan Wisnu.

Disaat pegawai memindahkan bunga ke dalam mobil, lanjutnya, pelaku mengajak makan siang di restoran siap saji. Seusai makan dan korban bermaksud meninggalkan meja makan menuju kasir untuk membayar makanan, ternyata pelaku sudah hilang bersama dengan mobil yang membawa bunga senilai Rp 1.1 milyar.

Malihat pelaku kabur, korban bersama dua dua pegawainya mencoba mengejar. Namun kendaraan yang membawa bunga senilai Rp 1.1 milyar tersebut sudah menghilang dan tidak diketemukan. Atas kejadian tersebut korban langsung melaporkan kejadian ke Polsek Gondokusuman, Yogyakarta.

Kapolsektabes Gondokusuman AKP Dodo Hendra Kusuma membenarkan adanya laporan tersebut. Pihaknya saat ini baru melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap tiga pelaku tersebut, namun hingga sore hari petugas masih belum berhasil menangkap pelaku.

"Kita akan melakukan penyelidikan lebih mendalam untuk mengetahui identitas tiga pelaku serta no kendaraan kijang pickup yang digunakan untuk aksi kejahatan," kata Dodo.

(kem)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Alihkan Hujan Jakarta, BNPB Tunggu Surat Gubernur