JAKARTA - Sekretaris Eksekutif Persekutuan Gereja-gereja Indonesia, Gumar Gultom mengungkapkan selama SBY menjadi Presiden RI tahun 2004 lalu sebanyak 108 geraja di Indonesia ditutup.
"Pemerintah dalam hal ini seolah tinggal diam dalam menangani kasus kekerasan agama," kata Gumar dalam diskusi Evaluasi Toleransi Beragama dalam Pemerintahan SBY-JK di Radio 68h, Utan Kayu, Jakarta, Sabtu (22/12/2007).
Sebagaimana diketahui, penutupan gereja yang paling marak terjadi di Bandung yang dilakukan salah satu ormas Islam.
Selain itu, kata Gumar, aparat cenderung menangkap orang-orang yang dianggap sesat, bukan orang atau kelompok yang merusak atas nama agama. "Kekerasan agama masih berlangsung karena penegakan hukum kurang dan adanya fatwa dari organisasi-organisasi tertentu," jelasnya.
Menurutnya, kalau kejadian ini terus berlangsung dikhawatirkan sendi-sendi kebangsaan tidak bisa ditegakkan.
(uky)