Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bayi Tanpa Tempurung Kepala Lahir di Tangerang

Bayi Tanpa Tempurung Kepala Lahir di Tangerang
A
A
A

TANGERANG - Diduga terkena virus dari hewan kucing, bayi dari pasangan Iswanti (29) dan Sarifudin (41) warga Kampung Winong RT 03/06, Kelurahan Sudimara timur, Ciledug, Tangerang lahir dengan kondisi yang sangat memprihatinkan tanpa tempurung kepala di klinik bidan yang tidak jauh dari rumahnya.

Dan untuk perawatan bayi tersebut kini bayi tersebut berada dalam inkubator Rumah Sakit Bakti Asih di Jalan Raden Saleh, Karang Tengah, Tangerang.

Berdasarkan informasi yang diperoleh okezone, kondisi tersebut dalam keadaan sehat dengan berat 2,2 lg dan panjang 44 cm. Dan bagian mata bayi tersebut sedikit terangkat ke atas. Sedangkan bagian kepala tidak ditumbuhi rambut.

Sarifudin ayah sang bayi mengatakan selama ini tidak ada keanehan kehamilan dari istinya. Bahkan selalu memeriksakan kandungannya ke puskesmas atau bidan yang tidak jauh dari rumahnya. Namun memasuki usia 8 bulan, salah satu bidan yang tidak jauh dari rumahnya menyuruhnya untuk melakukan USG.

Akan tetapi saran tersebut tidak terlalu diturutinya dengan alasan keadaan ekonomi. "Rasanya saya dan istri saya malas saja untuk melakukan USG karena bidan juga tidak mengatakan alasan untuk dilakukannya USG,"ujarnya.

Dan keanehan baru terlihat ketika istrinya akan melahirkan di bidan namun tidak ada dorongan dari tubuh istrinya. Selanjutnya dilakukan cesar. "Saya tidak percaya ketika anak saya lahir tanpa tempurung kepala,"katanya kembali.

Dikatakannya lagi, kelahiran anaknya yang tidak normal itu menurut pihak dokter rumah sakit Bakti Asih, bayi tersebut diduga kekurangan zat asam pembentuk tulang dan juga akibat virus hewan kucing dan burung. Bahkan dokter sempat memvonis bayinya hanya akan bertahan selama 8 jam. Namun demikian bayi yang dilahirkan sudah 4 hari lalu itu kondisinya masih sehat dan berada dalam inkubator walaupun peralatan medis di rumah sakit itu belum memadai. "Saya hanya berharap bayi saya tetap hidup dan jika bisa dilakukan pencakokan tulang," harapnya.

(Fitra Iskandar)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement