Lawan Pembajakan Kaset, Gelar Campursari 30 Jam Non Stop

|

KARANGANYAR - Cara unik dilakukan para seninam musik campursari di Surakarta dalam memerangi aksi pembajakan kaset. Dalam kampanyenya para seninam yang tergabung dalam campursari center itu, Minggu (23/12/2007) siang mengelar pergelaran campursari 30 jam non stop.

Dalam pergelaran yang diselenggarakan di taman Pancasila Karanganyar Jawa Tengah tersebut, bakal dibukukan dalam Museum Rekor Indonesia (MURI). Selain itu, dalam acara ini juga dihadiri oleh dua musisi nasional yakni Tito Sumarsono dan James F Sundah. Bahkan, keduanya menyempatkan diri untuk berduet membawakan lagu 'kaulah segalanya' dengan iringan musik campursari.

Representatif MURI, Sri Widayati di sela sela acara mengatakan, pemecahan rekor pergelaran campursari terlama ini termasuk kategori baru mengingat acara serupa belum pernah ada yang menyelenggarakan. 

"Kegiatan hampir serupa pernah ada yakni pentas musik band selama 70 jam," kata Widayati.  Sedangkan dalam pemecahan rekor tersebut, melibatkan 22 group musik campursari yang tersebar di wilayah Surakarta dan Salatiga. Selain itu, sebanyak 170 penyanyi juga akan ikut terlibat dalam upaya pemecahan rekor yang dimulai tepat pukul 12.00 WIB tersebut.

"Jika rekor 30 jam non stop berhasil dipecahkan, maka acara akan selesai pada Senin malam pukul 21.30 WIB," katanya.

Sementara itu, ketua panitia pergelaran campursari 30 jam non stop, Cak Diqin mengatakan, meski awalnya 30 jam non stop namun rekor yang ingin dipecahkan adalah 33 jam 33 menit lebih 33 detik. "Acara ini kami gelar untuk memerangi aksi pembacakan kaset yang makin marak terjadi," kata Cak Diqin.

(fit)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Menteri Susi Jalin Kerja Sama dengan Angkatan Laut AS