Jemaah Haji Telat Karena Bandara King Abdul Aziz Sibuk

JAKARTA - Keterlambatan kedatangan pesawat Garuda GA 7201 di Jakarta dengan membawa jemaah haji Indonesia disebabkan kepadatan penerbangan di Bandara King Abdul Azis. Seharusnya pesawat tersebut tiba pukul 04.00 WIB dini hari tadi.

"Penundaan terjadi karena kondisi di Bandara King Abdul Azis. Semua pesawat Garuda yang mengangkut jemaah haji sudah on time dari Indonesia," jelas Kepala Komunikasi Garuda Indonesia, Pujobroto kepada wartawan di kantornya, Rabu (26/12/2007).

Pujobroto mengatakan, situasi di Bandara King Abdul Azis sangat padat, sebanyak 2 juta jemaah haji yang sudah selesaikan ibadah ingin kembali ke tanah airnya masing-masing.

"Sementara gate yang tersedia di Bandara hanya ada 18, Garuda hanya dapat 1 gate untuk mengangkut 108 jemaah haji dari 9 embarkasi," jelasnya.

Ia mengatakan, masalah keterlambatan ini merupakan masalah klasik. Karena memang masalahnya tidak ada kesesuaian penerbangan yang berlangsung setiap hari. "Sementara gate hanya 18 dan biasanya terjadi 1-10 pemulangan haji," terangnya.

Kata Pujobroto, di Bandara King Abdul Azis terdapat 170-200 penerbangan datang dan berangkat. "Hal itu berpengaruh pada kepadatan dan kesibukan di Bandara. Itu juga berpengatuh pada ketepatan penerbangan yang kita lakukan," paparnya.

Menurut Pujobroto, seharusnya jemaah Indonesia berangkat Selasa (25/12), tapi baru berangkat hari ini pukul 06.40 waktu setempat. "Sore ini pesawat akan mendarat di Bandara sore ini pukul 18.00 WIB," pungkasnya.

(uky)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Kampus dengan Biaya Hidup Termurah di UK (1)