JAKARTA - Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) mengimbau masyarakat tidak menelan mentah-mentah informasi apa pun terkait gempa atau bencana lainnya. Apalagi informasi tersebut berasal dari seorang peramal.
"Mama Loren juga bisa bilang akan ada gempa, tapi kan tidak tahu pasti lokasinya," ujar Kepala BMG Sri Woro dalam diskusi yang digelar Forum Komunikasi Wartawan Istana Wakil Presiden (forwapres), di Istana Wapres, Jakarta Pusat, kamis (3/1/2008).
Imbauan itu dikeluarkan BMG, semata-mata agar tidak menimbulkan kepanikan di dalam masyarakat. Sebab, hingga kini belum ada alat yang secara pasti dapat mendeteksi datangnya gempa.
Selain itu, Sri Woro juga kembali menekankan, penanganan bencana bukanlah sepenuhnya menjadi tugas dan tanggung jawab BMG. Alasannya, setelah menerima signal warning gempa atau tsunami, BMG meneruskan informasi tersebut kepada media massa untuk disebar ke masyarakat.
Ini artinya, tanggung jawab selanjutnya berada di masyarakat terutama warga yang berada di lokasi bencana. Selain itu, penanganan bencana, juga menjadi tanggung jawab badan penanggulangan bencana terkait. "Gempa 5 menit pertama memang milik BMG, tapi selanjutnya terserah anda, mau lari atau apa," canda Woro di hadapan para wartawan.
(Ismoko Widjaja)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.