TULUNGAGUNG - Perayaan Valentine'Day di Tulungagung dipantau petugas kepolisian setempat. Sejumlah muda-mudi yang sedang merayakan pesta hari kasih sayang secara kolektif atau sendiri di sejumlah hotel, penginapan, karaoke dan kafe terkena razia, karena kedapatan berbuat mesum.Â
Hasilnya, sebanyak 20 pasangan mesum dan empat orang wanita yang tidak beridentitas digelandang ke Mapolres Tulungagung. Selain itu polisi juga menyita sebanyak 50 botol minuman keras (miras) berbagai merek dan ukuran yang tersimpan di sejumlah café. Â
Penggerebekan besar-besaran ini berlangsung mulai pukul 22.30 WIB. Ada 11 hotel dan penginapan serta 12 café yang menjadi target sasaran. Inspeksi dimulai pada tempat hiburan karaoke paling terkenal di Tulungagung. Dari pantauan Sindo di lapangan malam 14 Pebruari itu beberapa tempat hiburan di Tulungagung sengaja mengambil tema valentine day untuk menarik perhatian pengunjung.
Cara itu terbukti cukup ampuh. Kendati hujan terus turun sejak sore, tempat-tempat hiburan ini tetap dipadati jumlah pengunjung. Petugas polisi langsung menjaring pengunjung dan purel atau wanita peneman tamu  yang tidak mampu menunjukkan identitasnya. Begitu juga dengan para pemilik ponsel yang kedapatan menyimpan file film pornografi juga dimintai pertanggung jawabanya di Mapolres.
"Semua yang terkait dengan valentine yang mengarah pada tindakan negatif akan kita periksa," ujar Kabag Ops Polres Tulungagung Kompol Toni Sugiyanto. Dalam waktu yang sama, seluruh jajaran polsek di 19 kecamatan Tulungagung juga menggelar razia yang sama.
Operasi yang mengarah pada sejumlah hotel sempat memancing perhatian para penyewa kamar yang sedang menikmati istirahat di hotel. Mereka nampak kaget ketika pintu diketuk dan beberapa orang yang dari kepolisian memeriksa kamar.
Diantara bilik-bilik itu yang disewa para pekerja luar kota itu, ternyata ada beberapa kamar yang disewa muda-mudi yang masih berusia belia. Mereka menangis keika petugas membawanya ke Mapolres. "Saya tidak melakukan apa-apa. Saya kemaleman dari Surabaya mau ke Trenggalek. Karenanya menginap di hotel, "tutur gadis warga Trenggalek yang masih kuliah sambil terisak Adapula pasangan lain jenis yang bukan suami istri.
Bahkan wanita warga Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar dan si pria warga Kabupaten Kediri itu masih memadu kasih ketika penggrebekan  berlangsung. Sehingga mereka sempat kalang kabut dengan pakaian seadanya ketika polisi masuk. Keduanya sempat bersembunyi di dalam kamar mandi sebelum akhirnya menyerah. "Tolong biarkan kami berpakaian dulu, "pinta laki-laki yang menolak menyebutkan namanya itu.
Semua pasangan bermasalah ini dikumpulkan di Mapolres hingga pukul 02.00 Wib dini hari. Selain harus menjalani sidik jari, pemotretan mereka mendapat pembinaan dari pertugas untuk tidak mengulangi perbuatanya lagi. Dihadapan petugas sebagian besar pasangan mesum ini mengaku melakukan semua itu untuk merayakan hari kasih sayang. Menurut KBO Reskrim Iptu M Khoiril, para pasangan mesum ini hanya dikenakan identifikasi dan pembinaan.Â
"Setelah dibina dan kita idetifikasi namanya. Kita lepaskan. Namun dengan imbauan mereka tidak mengulangi perbuatanya lagi," ujarnya.            Â
(Fitra Iskandar)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.