JAKARTA - Nama samaran lebih populer dari nama asli memang kadang membingungkan. Seperti Ray Rangkuti yang beberapa kali harus mengklarifikasi nama aslinya yang didaftarkan sebagai calon Bawaslu, yaitu Ahmad Fauzi.
Identitas ganda ini juga ditanyakan sejumlah anggota Komisi II DPR saat fit and proper test. "Kenapa anda memakai nama Ahmad fauzi, bukan Ray rangkuti," tanya anggota Komisi II DPR Andi Yuliani Paris, di ruang komisi II, DPR, Jakarta, Senin (17/3/2008).
Kemudian, Ray menjelaskan bahwa nama asli yang diberikan orangtuanya adalah Ahmad Fauzi. Namun, karena lahir di sebuah Desa di Sumatra Utara, Ray mendapatkan marga Rangkuti. "Karena kepanjangan maka disingkat Ray, tapi malah dua-duanya kebawa," kata Ray.
Saat masuk Pondok Pesantren, Ray kembali dipanggil dengan nama aslinya, Ahmad Fauzi. Namun, nama Ray kembali mencuat saat dirinya aktif dalam pergerakan di Universitas Islam negeri (UIN), dulunya IAIN.
Namun, karena penjelasan Ray kepanjangan. Akhirnya dipotong oleh pimpinan sidang komisi II dan fit and proper test dilanjutkan dengan visi dan misi Ray sebagai calon anggota Bawaslu.
(Syukri Rahmatullah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.