SERANG - Perayaan karnaval kendaraan hias peringatan Maulid Nabi Muhammad berakhir ricuh. Ratusan warga miskin kota Serang, menyerbu dan menjarah semua makanan di kendaran hias.
Kericuhan yang dipicu ratusan warga miskin di Kota Serang itu memang diluar dugaan. Kericuhan itu terjadi di alun-alun Kota Serang, Banten, Rabu (26/3/2008).
Kericuhan bermula saat ratusan warga yang sedianya hanya menonton karnaval, tiba-tiba menyerbu dan menjarah seluruh makanan. Padahal, makanan tersebut tertata di kendaraan hias peserta karnaval peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW.
Tanpa kompromi, seluruh makanan di seluruh kendaran hias karnaval ludes dijarah warga. Bahkan, beberapa kendaraan juga rusak akibat penjarahan makanan tersebut.
Ratusan petugas satpol PP dan polisi yang mengamankan jalannya karnaval, tak mampu mencegah aksi penjarahan. Sebab, jumlah warga miskin kota yang datang terlalu banyak.
Aksi penjarahan yang dilakukan warga tepat itu terjadi di hadapan Bupati Serang Taufik Nurichman. Kericuhan itu baru terhenti setelah seluruh makanan yang ada dikendaran hias habis.
Aksi penjarahan yang terjadi saat Taufik Nurichman, tengah memberi sambutan itu, dipicu ketidaksabaran ratusan warga menunggu pembagian makanan. Sedianya, makanan akan dibagikan panitia perayaan. Akibat aksi penjarahan itu, terhitung hanya empat dari 35 kendaraan hias saja yang luput dari aksi penjarahan.
(Bayu Adi Wicaksono/Global/ism)