PSK Pengidap AIDS Masih Layani Tamu

TULUNGAGUNG - Pekerja Seks Komersial (PSK) yang menyandang status pasien positif HIV/AIDS ternyata masih bebas beroperasi melayani tamu di lokalisasi resmi yang ada di Tulungagung, Jawa Timur.

Padahal tingkat kesadaran pemakaian alat kontrasepsi kondom di lokalisasi yang menjadi pantauan pemerintah ini belum genap 100%.

Menurut keterangan Kasubdin Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan pemkab Tulungagung, dr Baharudin Budi Santoso, tingkat kesadaran para pengguna lokalisasi akan kondom di Desa Kaliwungu, Kecamatan Ngunut, dan Ngujang di Kecamatan Kedungwaru masih 80%.

"Dan tentunya ada sekira 20% PSK yang rentan menularkan penyakit seks menular
(PSM) dan HIV/ AIDS kepada orang sehat yang bertamu di sana. Kenyataanya memang PSK yang mengidap HIV/AIDS masih bisa beroperasi melayani tamu," ujarnya kepada wartawan di kantornya, Jumat (28/3/2008).

Baharudin mengaku tidak bisa melarang atau mencegah PSK positif HIV/AIDS untuk menghentikan aktivitasnya mencari uang. Sebab hal itu akan berbenturan dengan aturan HAM.

Yang bisa dilakukan dinas menurutnya hanya mengawasi secara rutin termasuk mengimbau kepada para PSK untuk melakukan kontrol kesehatan.

Seperti diketahui, berdasarkan data di  Klinik Care Support and Treatment (CST) RSUD dr Iskak Tulungagung, Orang Dengan HIV AIDS (ODHA) yang ditangani akan mendapatkan pengobatan Anti Retro Viral (ARV) secara gratis.

Selain itu mereka akan mendapatkan bimbingan konseling agar bisa menjalani kehidupan dan tidak sampai menularkan penyakitnya kepada orang lain. (jri)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Kisah Pilu PKL Semarang di Pesta Rakyat