Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Selain Dijual, Orangutan Diburu Untuk Dimakan

Denny Juniardi , Jurnalis-Senin, 07 April 2008 |17:43 WIB
Selain Dijual, Orangutan Diburu Untuk Dimakan
A
A
A

PONTIANAK - Perburuan orang utan di Taman Nasional Betung Kerihun (TNBK), Kalimantan Barat dan sekitarnya sebagian besar dilakukan untuk  dikonsumsi masyarakat sekitar. Sebagian lagi untuk diperdagangkan, di antaranya  diselundupkan ke Malaysia melalui perbatasan Badau-Lubuk Antu.

"Memang tidak semua masyarakat di TNBK memakan orang utan, namun ada masyarakat tertentu yang memburu satwa liar ini untuk dimakan," jelas  Albertus Tjiu, Koordinator Biologi Konservasi, WWF Indonesia-Kantor Putussibau di Pontianak, Senin (7/4/2008).

Orang utan yang dikonsumsi masyarakat tersebut rata-rata yang sudah  besar atau induk. Sedangkan anak orang utan cenderung dijual ke perbatasan melalui perbatasan Indonesia-Malaysia di Kapuas Hulu.

 "WWF sudah  melaksanakan survei populasi dan habitat orang utan di Kabupaten Kapuas  Hulu khususnya di TNBK dan ditemukan sekitar 1030 orang utan dari  hasil  kajian tahun 2005," kata Albertus Tjiu.

Di tahun yang sama sekitar 15  orang utan berhasil diselundupkan ke Malaysia.Yuyun Kurniawan dari Yayasan Titian mengatakan tekanan dan ancaman terhadap keberadaan orang utan semakin meningkat. Hal itu disebabkan semakin banyaknya perubahan hutan menjadi lokasi perkebunan, hutan tanaman industri, pembalakan liar, pertambangan ataupun pemanfaatan hutan lainnya  yang mengabaikan nilai-nilai konservasi.

"Perubahan fungsi kawasan hutan secara langsung mengakibatkan berkurangnya luasan habitat orang utan untuk hidup bebas di alam," katanya. Akibatnya, terjadi peningkatan angka perburuan, perdagangan dan kepemilikan orang utan secara illegal di Masyarakat. Sampai tahun 2007 Yayasan  Titian mencatat dan melaporkan 86 kasus kejahatan terhadap orang utan  yang terjadi di Kabupaten Ketapang.

(Fitra Iskandar)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement