getting time...

NEWS » News

Konser Boomerang Ricuh, Belasan Luka

Minggu, 4 Mei 2008 00:57 wib

TEGAL - Konser grup musik Boomerang yang digelar di Pantai Alam Indah (PAI) berakhir ricuh. Keributan yang dipicu tawuran antarpenonton itu mengakibatkan belasan korban luka.

Konser yang digelar dalam rangka HUT Kota Tegal ke-428, sekira pukul 20.30 WIB, Sabtu (3/5/2008), berakhir dengan aksi saling lempar batu dan kayu yang ditemukan sejumlah penonton di sekitar lokasi.

Melihat aksi brutal sejumlah penonton, panitia lantas menghentikan konser grup musik rock itu di tengah jalan. Padahal kala itu, Boomerang baru menampilkan lima dari 12 lagu yang direncanakan.

Suasana tegang sebenarnya sudah muncul semenjak awal konser grup musik asal Surabaya itu. Ratusanan pemuda menjebol pagar seng di pojok timur area konser. Suasana kontan menjadi gaduh.

Beberapa menit kemudian, mereka kembali bergerak dan merangsek masuk dengan menjebol pagar. Bahkan, puluhan aparat yang berjaga di sekitar lokasi panggung tak bisa berbuat banyak menghentikan ulah para penonton.

Wakapolresta Tegal Kompol Dani Hernando langsung turun dan memerintahkan seluruh personelnya untuk merapat di panggung. "Mana anggota saya. Kami minta segera seluruh anggota merepat ke panggung," teriaknya.

Puncak keributan terjadi saat Boomerang menggeberak dengan lagu Bawalah Aku. Ribuan penonton saling sikut dan terlibat baku hantam dengan penonton lainnya. Aksi massa makin tak terkendali hingga panitia terpaksa menghentikan konser.

Lima di antara belasan korban luka mengalami luka serius akibat terkena lemparan kayu dan batu. Empat di antaranya  dilarikan ke RSUD Kardinah, sedangkan seorang lainnya dirawat di RSI Harapan Anda.

Rudi Hartono (17), warga Debong Kulon, Kecamatan Tegal Selatan mengalami luka robek di tangan dan kaki hingga harus mendapatkan delapan jahitan. Dimas Ananda (18), warga Kel Krandon, Kec Margadana, Kota Tegal, mengalami luka di kepala dan harus mendapat enam jahitan.

Suharto (17), warga Desa Jatibogor, Kecamatan Suradadi, Kab Tegal, dan Ahmad Jaelani, Kel Randugunting, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal. Sedangkan Rustiyanto (17), yang dirawat di RSI Harapan Anda Kota Tegal, mengalami luka robek di dagu dan seluruh gigi atas rontok terkena pukulan.

Manajer Boomerang Muslih mengaku bertanggungjawab atas kejadian itu. "Ya, kita sudah bawa seluruh korban luka ke rumah sakit," katanya.

Sebelumnya, ribuan penonton terlihat memadati kawasan wisata PAI. Mereka sudah datang ke lokasi dua jam sebelum konser dimulai untuk melihat aksi band asal Surabaya itu. Bahkan, jalur Pantura Tegal mengalami kemacetan panjang akibat ulah para penonton yang nekat menghentikan kendaraan di tengah jalan. 
(Kastolani/Sindo/pie)