getting time...

NEWS » News

Raskin di Cilacap Apek dan Kecoklatan

Selasa, 6 Mei 2008 22:09 wib

CILACAP - Kualitas raskin yang dibagikan warga miskin, Selasa (6/5) di Kecamatan Kroya, Cilacap, Jateng, sangat buruk. Beras bantuan pemerintah itu tidak layak dikonsumsi. Selain baunya apek, warnanya juga kecoklatan.

Warga yang sudah terlanjur membelinya, akhirnya menjualnya lagi ke pedagang gorengan. Oleh pedagangan gorengan, beras raskin digiling menjadi tepung untuk bahan membuat gorengan.

"Harganya memang murah yakni Rp3.000 per kilo atau lebih murah Rp1.500 per kilo disbanding harga di pasaran. Tapi ya ampun, baunya apek sekali. Saya pun terpaksa menjualnya lagi," ungkap Darsini (40), warga Desa Mujur, Kroya, Cilacap, Jateng, Selasa (6/5/2008).

Kepala Dusun Mujur Harjoni mengakui, warganya banyak yang mengeluhkan kualitas raskin. "Warga memang banyak yang mengeluhkan kualitasnya. Namun karena mereka membutuhkan beras, ya tetap dibeli,"ujarnya.

Kepala Desa Mujur Sohirun juga mengakui banyak keluhan warga terkait beras miskin. Menurutnya kerena permintaan raskin yang tetap tinggi maka dari 7,5 ton raskin yang diberikan oleh pemerintah dibagi rata terhadap 33 RT yang ada di desanya. "Kami sendiri heran, banyak yang mengeluhkan kualitas raskin," ungkapnya.

(Ridwan Anshori/Sindo/fit)