Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gara-Gara Yaimin, Warga Wonorejo Ngamuk

Muhammad Roqib , Jurnalis-Rabu, 07 Mei 2008 |02:09 WIB
Gara-Gara Yaimin, Warga Wonorejo <i>Ngamuk</i>
A
A
A

MADIUN - Ratusan warga Desa Wonorejo, Kec Mejayan, Kab Madiun, tidak terima atas insiden penembakan yang menewaskan Yaimin (40) di kawasan hutan petak 48-56, RPH Wates, BKPH Caruban, KPH Madiun.

Selasa (6/5/2008) malam, warga meluruk ke Kantor Polsek Mejayan menggunakan dua truk dan ratusan sepeda motor. Mereka meminta pertanggungjawaban pihak polisi dan Perhutani atas insiden penembakan yang menewaskan salah satu warga desanya.

Ketegangan sempat terjadi di Mapolsek Mejayan. Warga yang marah sempat berteriak-teriak meminta polisi bertanggung jawab atas insiden penembakan itu. Tak pelak, personil polisi dari Polwil Madiun dan Polres Madiun langsung dikerahkan ke Mapolsek Mejayan untuk mengamankan dan mengendalikan keadaan.

Ketegangan baru bisa dikendalikan setelah Kapolwil Madiun, Kombes Pol Tampubolon, datang dan berjanji akan menyelidiki dan mengusut tuntas insiden penembakan itu.

Sekitar pukul 21.00 WIB, ratusan massa akhirnya meninggalkan Mapolsek Mejayan dan kembali ke desa. Namun, dalam perjalanan pulang itu warga yang masih terbakar emosi malah menyerang rumah dinas Mantri Perhutani BKPH Caruban Agus Rimbawan, yang berjarak sekira 500 meter dari lokasi penembakan.

Massa melempari rumah dinas itu dengan batu dan kayu hingga bagian depan rumah hancur serta isi perabotan di dalam rumah rusak berat. Tidak puas menghancurkan rumah dinas mantri hutan, massa mengambil sepeda motor yang ada di dalam rumah lalu membakarnya hingga hangus. Setelah itu, massa pergi meninggalkan begitu saja rumah mantri hutan yang telah hancur itu. Beruntung saat kejadian, penghuni rumah sudah meninggalkan lokasi.

Menurut Supriyanto (42), warga Desa Blabakan, malam itu massa datang ke rumah dinas mantri hutan dan langsung merusaknya. Warga setempat tidak bisa berbuat banyak karena takut akan menjadi sasaran amukkan massa. "Mereka datang menggunakan dua truk dan ratusan sepeda motor ke rumah dinas mantri hutan itu," ujarnya di lokasi kejadian.

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement