MADIUN - Situasi Desa Wonorejo dan Desa Blabakan, Kec Mejayan, Kab Madiun, masih mencekam. Kondisi itu terjadi akibat insiden penembakan di kawasan hutan petak 40-56, RPH Wates, BKPH Caruban. Yaimin (40), warga Desa Wonorejo tewas tertembak peluru petugas gabungan Polhut Perhutani dan petugas Polwil Madiun.
Warga di dua desa itu masih diliputi kecemasan dan ketakutan karena massa yang diduga rekan-rekan korban mengamuk dan menghancurkan rumah dinas mantri hutan di Desa Blabakan. Warga juga khawatir massa kembali mengamuk dan merusak aset-aset Perhutani yang tersebar di sekitar dua desa itu.
"Tapi tadi kita sudah minta warga untuk tenang dan menyerahkan proses penyelidikan dan pengusutan kasus ini ke pihak polisi," ujar Camat Mejayan, Sugito.
Sementara itu, puluhan personil polisi tidak berseragam di tempatkan di sejumlah lokasi untuk memantau situasi dan melihat perkembangan yang terjadi. Tak hanya itu, jalan masuk menuju Desa Wonoasri juga dijaga ketat oleh petugas dengan menempatkan beberapa mobil patroli.
"Personil sudah kita tempatkan di beberapa titik untuk memantau situasi. Kita harapkan malam ini situasi di Desa Wonorejo dan Blabakan ini bisa normal kembali," ujar Wakapolres Madiun, Kompol Hendra Rohman, saat di lokasi kejadian.
Meski demikian. pihaknya belum berani menyebut apakah insiden penembakan itu telah sesuai prosedur atau tidak. Selain itu, pihaknya juga belum berani menyimpulkan apakah ada tindak pidana pencurian kayu yang menyebabkan terjadinya insiden penembakan tersebut.
"Kita belum berani ke arah sana. Kita masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan barang bukti dan akan memintai keterangan para saksi," tandasnya.
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.