getting time...

NEWS » News

Rp9,1 M untuk Program Rumah Sehat

Kamis, 8 Mei 2008 03:39 wib

SUKOHARJO - Program Stimulan Pembangunan Perumahan Swadaya untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah supaya memiliki rumah yang layak huni di Jawa Tengah akan menghabiskan anggaran Rp9,1 miliar. Pada pembangunan tahun 2006 terhadap 500 unit rumah, menghabiskan anggaran Rp2,5 miliar.

Sedangkan, besarnya alokasi untuk masing-masing kepala keluarga (KK) dalam program itu sebanyak Rp5 juta. Menteri Negara Perumahan Rakyat (Menpera) Muhammad Yusuf Asy'ari tadi sore mengatakan, dana tersebut diperoleh dari APBN. Sedangkan, saat ini jumlah anggaran yang dimiliki pemerintah untuk program tersebut masih sangat terbatas.

Yusuf mengatakan, memang dengan besarnya bantuan dana yang hanya Rp5 juta per KK tersebut masih jauh dari cukup. Namun, dengan kondisi dana yang serba terbatas dari pemerintah pusat tersebut, maka diharapkan hal ini akan mendorong peran serta dari pemerintah provinsi (pemprov) maupun pemerintah kabupaten (Pemkab).

"Kalau mau membuat rumah, jangan lupa untuk dana tersebut juga dianggarkan di APBD. Jangan hanya mengharapkan dana dari pusat. Mohon kepada bupati dan teman-teman di (Sukoharjo) sini juga begitu," ujarnya.

Dia mengaku, semestinya masyarakat juga bergotong-royong menyukseskan program ini, sebab pemerintah juga sudah melakukan hal yang sama.

Disinggung mengenai pembangunan rumah untuk keluarga pra-sejahtera (rumah sangat sederhana), ia mengaku hal itu menjadi kewenangan dari Departemen Sosial. Demikian juga dengan perumahan untuk buruh yang menjadi kewenangan dari Departemen Tenaga Kerja. "Kita hanya berkoordinasi saja dengan departemen itu," ungkapnya. 
(Fefy Dwi Haryanto/Sindo/pie)