Video Mesum Pelajar Beredar Luas di Ngawi

|
NGAWI - Video mesum yang dilakukan oleh pelajar kembali menghebohkan dunia pendidikan di Ngawi. Video mesum yang berisi adegan tak senonoh pasangan pelajar SMA Negeri Kendal, Ngawi, itu sudah beredar luas di masyarakat. Sedangkan, pelaku adegan mesum dan pelaku penyebar video mesum itu kini telah dijadikan tersangka dan diamankan di Mapolsek Ngawi.

Visual adegan intim itu berdurasi sekitar 1 menit 20 detik. Namun, isi di dalamnya sungguh tak layak dilakukan oleh pasangan pelajar yang belum berstatus resmi sebagai suami istri.

Menurut Kapolres Ngawi, AKBP Eddy S Tambunan, pelaku adegan video mesum maupun pelaku pengedar video mesum itu kini telah diamankan. Pelaku adegan porno tersebut adalah, TP (17), pelajar kelas 11 SMAN 1 Kendal dan WL (16), pelajar kelas 10 SMAN 1 Kendal. Keduanya mempunyai hubungan sebagai sepasang kekasih yang dimabuk asmara.

Sedangkan tersangka pelaku peredaran adegan porno ini adalah Agung (18), dan Dedi (18). Keduanya pelajar sekolah yang masing-masing duduk di kelas 12. Selain itu, juga ada Ilham Riza (18), pelajar kelas 12 STI 1 Kendal dan Ribet (25), selaku teman tersangka yang mengaku sudah berumah tangga.
 
Menurut Kapolres, beredarnya video mesum tersebut berawal dari ulah Agung yang merekam kedua temannya TP dan WL yang tengah bersetubuh layaknya suami istri di rumah Agung di Dusun Tegalrejo, Desa Kendal, Kecamatan Kendal, Ngawi.

"Waktu kedua pelaku mesum datang ke rumah tersangka Agung, kondisi rumah Agung memang sepi. Orang tua Agung pas lagi tidak ada, sehingga mereka bebas melakukan hubungan itu," ujar Kapolres Ngawi, AKBP Eddy S Tambunan, Selasa (13/5/2008).
 
Dari rekaman milik Agung itulah kemudian video mesum yang direkam lewat HP merk Nokia 7610 dan oleh pelaku disebarkan ke Dedi, Ilham Riza, Ribet, dan masyarakat luas.

"Untuk pelaku peredaran video mesum, akan dijerat dengan pasal 282 KUHAP tentang menyiarkan, mempertontonkan, dan mengirimkan gambar atau tulisan yang melanggar kesopanan di muka umum dengan ancaman 4 tahun Sedangkan untuk pelaku adegan mesum masih menunggu apakah ada tuntutan dari orang tua keduabelah pihak atas peredaran ini," ujarnya.
 
Sementara itu, pihak sekolah saat dihubungi mengaku sudah menyerahkan masalah ini ke pihak yang berwajib. "Ini masih dalam proses pemeriksaan nanti kalau terbukti bersalah ya bisa saja ada sangsi dikeluarkan," kata Wakasek SMAN 1 Kendal Suyanto. (kem)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Puting Beliung Terjang Bogor, 150 Bangunan Rusak